"Kenapa lama sekali" Rutuk segerombolan siswa berdiri didepan ruang guru untuk menunggu guru mereka memberikan hasil tes masuk perguruan tinggi.
"Na, loe yakin bisa lolos ke universitas K'ARTS?" Tanya seorang gadis berkacamata hitam dengan rambut hitam legamnya yang ia biarkan tergerai pada gadis berwajah Cina yang berdiri disebelahnya.
Gadis yang dipanggil Na tadi menoleh, "Hanya tuhan yang tahu. Lolos, aku sangat bersyukur. Tidak lolos, masih ada IKJ untuk kuliahku nanti" Sahut gadis yang bernama Zhou Ki Rana tersebut tersenyum kepada temannya tersebut.
Tak lama kemudian seorang pria berpakaian rapi keluar dari ruang guru dan sontak segerombolan siswa ini mengerubunginya untuk mendengar pengumuman darinya.
"Sebelumnya saya minta maaf karena rapat tadi cukup lama. Kalau begitu saya langsung membacakan siapa saja yang lulus masuk universitas pilihan kalian di Korea" Ujar pria tersebut perlahan membuka map yang dipegang olehnya. Sontak semua siswa yang mengerubunginya menegang dan menajamkan pendengarannya.
"Untuk ke Inha University, mohon maaf hanya 2 siswa yang berhasil lolos. Siswa yang lolos tersebut adalah… Nur Azizah dan Aria Nugraha" Ujar pria tersebut membuat beberapa siswa yang sepertinya ingin ke Inha University yang tidak lolos menghembuskan nafasnya kecewa, sedangkan gadis yang berada disebelah Kirana yang memakai kacamata bernama Nur Azizah terpekik senang.
"Untuk ke Seoul National University, hanya ada 2 siswa lagi yang berhasil lolos. Siswa tersebut adalah Ika Seppiani dan Samuel Zhang" Lagi. Beberapa siswa menghembuskan nafasnya kecewa.
"Dan terakhir untuk ke Korean National University of Art hanya ada 1 siswa yang lolos. Siswa tersebut adalah Zhou Ki Rana" Akhirnya. Bagaikan mendapatkan hadiah ratusan juta rupiah, Kirana terpekik senang ketika mendengar namanya lolos ke Korean National University of Arts, universitas favoritnya dinegeri gingseng tersebut.
"Lalu Pak Siwan, bagaimana dengan Kyunghee University?" Tanya seorang gadis berambut coklat yang berdiri didepan pria yang dipanggil Pak Siwan tersebut.
"Tidak ada yang lolos sama sekali" Jawab Pak Siwan. Perlahan-lahan kerumunan tersebut berkurang menyisakan 5 siswa yang berhasil masuk di universitas di Korea Selatan.
"Paspor kalian akan selesai sore ini, jadi besok kita akan berangkat kesana. Untuk jam keberangkatannya saya akan memberitahukannya di wa." Ujar Pak Siwan dan dibalas anggukan kecil oleh mereka ber-5
"Selamat untuk kalian yang berhasil lolos masuk universitas favorit kalian. Sebagai hadiahnya bapak akan mentraktir kalian di kantin Pak Slamet" Ujar Pak Siwan tersenyum lebar membuat mereka ber-5 tersenyum sumringah.
"Benarkah? Wah terima kasih banyak pak" Ujar Nur Azizah dengan senyuman khas miliknya.
"Baiklah ayo ke kantin sekarang" Ujar Samuel bersemangat.
***
"5 Mie goreng, 1 mangkuk baso campur dan 6 gelas es teh ya, Pak Slamet" Ujar Aria pada pria paruh baya yang berdiri didepan pantry.
"Siap nang Aria" Ujar Pak Slamet bergegas membuat pesanan yang dipesankan oleh Aria.
"Kalian ini untung saja sudah memiliki sertifikat lulus bahasa Korea. Jika tidak……. Aku yakin, kalian tidak akan kesusahan disana" Ujar Pak Siwab diselingi kekehannya.
"Untuk tempat tinggal sudah diurus oleh bapakkan?" Tanya Samuel menatap Pak Siwan yang tersenyum.
"Tentu saja. Saya disana memiliki sebuah apartement sederhana dan sudah saya kosongkan 5 kamar untuk kalian" Ujar Pak Siwan, "Apartement saya fasilitasnya sangat lengkap kok, jadi tenang saja" Lanjutnya, menatap 5 murid kesayangannya yang menganggukkan kepalanya.

KAMU SEDANG MEMBACA
I'm Married With My Idol (VERY SLOW UPDATE!!)
FanfictionZhou Ki Rana atau Kirana, gadis keturunan Indonesia-Cina yang tinggal di Indonesia mendapatkan beasiswa dari gurunya untuk melanjutkan study di Korea. Kirana pun berangkat bersama gurunya dan 4 temannya yang juga mendapatkan beasiswa ke Korea. Namun...