"Dia bergerak.. Angin putar lebih keras. !" teriak Lintang. Pria itu mengamuk dan melempar mereka berdua dengan mudahnya. *BRUUKK..!! Mereka berdua terjatuh dan mereka terbebas dari cengraman pria itu.
*HOSH~HOSH~HOSH~. ... Nafas mereka berdua terengah engah .. "Angin kou tidak apa apa..?"
Tanya lintang.."aku hanya capek kak..!""Kalian .. Tidak akan bisa lolos dariku..!! " kata pria berjas itu sambil berjalan mendekati mereka berdua...
" Angin kakak punya rencana...sekarang kamu.."
"Terlalu lamban untuk menyusun rencana Anak anak.." pria itu langsung menyerang mereka berdua. Mereka langsung berlencar dan mencari cara untuk mendekati pria itu dengan cara yang efisien.
Lalu Lintang menghindar dan melihat mencoba untuk lari
"Angin cepat lari ... Dan cari bantuan..Cepat.. " teriak Lintang dengan posisi tengkurap. Angin langsung lari tanpa menoleh ke belakang. Pria itu menoleh ke belakang dan langsung menerang Lintang.
Karena kewalahan Lintang memukul Pria itu secara bersamaan. Ternyata serangan pria berjas itu sangatlah kuat dan membuat Lintang pingsan cuman dengan satu pukulan. Lalu pria itu membiarkan Lintang terkapar di tengah jalan dan berlari menyusul Angin.
Sementara itu Angin berlari tak menemukan sama sekalipun penduduk desa yang bekerja di sawah.
"Hah..hah..hah.. Dimana .. Dimana semua orang? Aku sudah tidak kuat lagi untuk berlari.. " Lalu terlihat pria berjas itu berlari menyusul Angin dengan cepatnya pria itu menyusul dan langsung memukul Angin hingga terjatuh di sebuah sawah .
*Aghh... *JBURRR..
pria itu berhasil melempar Angin di suatu sawah yang bertanamkan padi yang masih kecil bibitnya. Lalu betapa terkejutnya Angin ketika melihat sawa tersebut nampak mencurigakan.
"Sial.. Bajuku kotor kemungkinan lumpur ini sulit di bersihkan.. Tpi kenapa lumpurnya berwarna merah... ( menoleh ke belakang ) mayat.. Banyak sekali mayatnya.. Jadi ini darah .. Tidak mungkin siapa ..siapa yang melakukan ini semua. Dan dan.. " bilangnya dalam hati.. Lalu pria berjas tersebut berkata..
"Jujur saja q tak bisa membuang mayat tersebut karena begitu banyaknya.. Jadi q kumpulkan jadi satu.. Tidak banyaksih cuman 45 orang dan kou boleh bergabung.." pria itu tertawa sambil mendekati Angin..
Angin pun lari menuju sebrang. Dan meninggalkan pria itu .
"Tidak mungkin tidak mungkin.. Kenapa bisa jadi seperti ini sebenarnya ada apa ini.. Kenapa aku jadi sasaran.. Kakak ..kenpa kakak tidak datang apa kakak sudah ...tidak mungkin" teriaknya dalam hati lalu saat Angin berlari dia langsung terjatuh. Pria itu semakin dekat.
Tidak ada pilihan lain selain melawan di mata Angin hanyalah rasa amarah yang menggebu gebu.
*Hiyatt teriak Angin. Seperti biasa serangan Angin mudah terbaca dan kini Angin terdesak dengan langkah yang ia lakuakan. Kemudian pria itu mencekik Angin.. Lalu di saat Angin mulai pasrah Datang seseorang membawa sebatang kayu dan menghantamkan kayu tersebut ke kepala pria tersebut.
*BUAKK namun pria itu tak bergergerak sama sekali lalu Angin berhasil lepas dari cengcraman pria tersebut dan langsung mengambil kesempatan dengan cara menghantamkan kepalanya dengan pria itu.(beradu kepala).
*DUGGG. .. Angin langsung menjauh dan lagi lagi serangan tersebut tak mampan. "Kou tak apa apa kan Angin?" Angin pun terkejut dan menoleh ke arah orang yang menolongnya ternyata orang tersebut.
"Kakak.. Sukukurlah kakak ada disini kakak tidak apa"?" Ternyata orang tersebut adalah Lintang yang menyusul Angin saat bangun dari pingsannya.
"Dengarkan aku Angin sekarang serang orang itu semua tenagamu..!" kata Lintang.
"Kalian hanyalah sampah bagiku.. Dan sekarang kalian akan bergabung dengan mereka yang mati sia sia" kata pria berjastersebut
"Sekarang.."
Mereka berdua menyerang secara bersamaan dengan kompaknya mereka saling membantu saat terdesak.. Dan pada akhirnya Angin tertangkap dan secara bersamaan Lintang memukul pria itu dengan balok kayunya yang iya bawa.
Pria tersebut melepaskan cengramannya da Angin pun mengambil kesempatan. Saat pria itu lengah Angin menendang kelamin pria itu. Dan akhirnya mereka berhasil membuat pria itu kesakitan. Lalu mereka berdua menendang perut pria itu secara bersamaan.
Pria itu terpental ..
"SEKARANGGG..!!" Angraini teriak dari mobil .. Mobilpun langsung bergerak dengan cepat dan langsung menabrak pria itu..
*BRAAKKK.. Pria itu terlindas mobil dan langsung terkapar di jalan. Tetapi beberapa detik selanjutnya pria itu berdiri dan mengeluarkan senjata api.
Mobil pun berhenti. "Cepat masuk mobil jika kalian ingin hidup..!!" teriak Angraini.. Mereka berdua pun langsung masuk mobil dan mobilpun langsung menancapkan gas..
*DOR DOR DOR
Pria itu menembaki mobil yang di tumpangi Angin. Tetapi kecepatan mobil tersebut tak bisa di kejar oleh pria itu. Semakin lama pria itu tak terlihat.
"Kaliantak apa apakan ada yang terluka kah?" tanya Angraini.
"Terimakasih.. Aku kira kalian sudah pergi dari desa ini..dan" kata Lintang dan Angin pun langsung memotong pembicaraan.
"Apa yang sebenarnya terjadi.. Kenapa mereka semua terbuh. Kenapa pria itu mengenali kakak. Dan kenapa dia bisa tau nama ku?" tanya Angin.
Tetapi tak satupun dari mereka menjawab pertanyaan dari Angin .. Lalu terdengar suara ledakan dari jauh..
*DUAARRR
Seketika mereka langsung terkejut dan..
-----------DI SAMBUNG DI CAP FINAL CAPTER---------
SEDIKIT INFO : di komik DIARY OF KIRA Lintang pernah bergabung di suatu organisasi yang ada di Jepang. Lintang keluar dari organisasi di karenakan terdapat hal yang menyimpang dari orangani sasi tersebut.
#nama organisasinya masih di rahasiakan dan keluar di cap FINAL CAP silakan tunggu..^_^
Jangan lupa Folow tuk tau kelanjutan ceritanya..
---------------------------BYE BYE---------------------------------------

KAMU SEDANG MEMBACA
LAKUNING ANGIN
RomanceCERITA INI DI ANGKAT MELALU KOMIK DIARY OF KIRA YANG SAYA BUAT SENDIRI. SAYA BERHARAP MEMBER ATAU PEMBACA CERITA INI BISA TERHIBUR "CERITA INI MENCERITAKAN HIDUP SEORANG ANAK YANG TERLAHIR DI TANAH JAWA. YANG KEBETULAN MENDAPAT BEASISWA KE JEPANG...