Ayo sebelum baca jangan lupa buat vote dan komentarnya ya. Aku sangat sangat berterima kasih pada kalian yang mau mengapresiasi karyaku. Thanks❤️.
Motor yang dikendarai oleh Farrel sampai di depan rumah Aresha. Aresha turun dari motor Farrel sambil menenteng plastik yang berisi lollipop untuk Aretha yang sempat mereka beli di minimarket dekat rumah Aresha tadi.
"Assalamu'alaikum, Bundaaa. Aku pulaaangg," teriak Aresha sembari meletakkan belajaannya di atas meja
"Rel, duduk aja. Gue ke atas dulu mau ganti baju," ucap Aresha meninggalkan Farrel yang duduk di sofa ruang tamunya.
Mata Farrel menyusuri ruang tamu di rumah itu, lalu dia melihat ada pigura foto keluarga yang terpajang di dinding dekat lemari berawarna cokelat.
Di sana ada seorang lelaki berdiri dengan gagah yang memakai kemeja berwarna putih serta jas berwarna hitam, di sebelahnya ada seorang perempuan cantik yang memakai dress berwarna putih sambil menggandeng tangan lelaki yang ada di sebelahnya, lalu ada seorang wanita –Aresha– yang terlihat anggun duduk di kursi dengan menggunakan dress berwarna pink putih dan di sebelahnya ada seorang anak perempuan yang kira-kira umurnya 2 tahunan duduk di sebelah Aresha sambil memegang lollipop dan tersenyum sangat ceria ke arah kamera.
"Lama ya, Rel?" tanya Aresha yang sudah memakai baju rumah yang lebih santai
"Lumayan lah," jawab Farrel
Tiba-tiba ada seorang wanita berparas cantik yang Farrel ketahui itu adalah bunda Aresha dan ada seorang anak perempuan kecil yang tadi Farrel lihat di dalam foto itu.
"Eh, sudah pulang ya, Ca? Pantes bunda ga denger suara mobil Pak Aril, ternyata bareng Farrel toh?" goda Bundanya
"Iya bun. Tadi tuh aku belum telpon Pak Aril terus Farrel bilang bareng aja ya udah deh gitu," jelas Aresha
"Kalo gitu bunda ke dapur ya, Ca," ucap Bunda Aresha
"Kak Ca? Mana yoyipop?" tanya anak perempuan berusia 2 tahun kepada Aresha sambil loncat-loncat
"Oh iya lupa kakak. Sini sayang, ini lollipop nya dibeliin sama abang itu tuh" Aresha menunjuk Farrel, yang ditunjuk pun lalu tersenyum melihat Ica.
"Wah, nyak nget kak," ungkap Aretha
"Atu, wa, ga, pat, ma, nam. Ini anyak anget Undaaa!" Aretha antusias menghitung lollipop nya
Aresha hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah adiknya itu.
"Bilang apa kamu sama abang itu?" kata Bundanya
"Oiya, Leta yupa bilang maacii. Maaciiiii ya abangg," teriak Aretha sambil memeluk kaki Farrel
Farrel langsung menggendong Ica.
"Iya sama-sama cantik," jawab Farrel
"Abang ganteng deh, pasti Kak Ca cuka loh cama abang," ucap Aretha semangat
Aresha yang mendengar itu jadi merasa malu sama Farrel.
"Udah dek. Kamu sana main aja sana sambil makan lollipop nya. Nanti kakak habisin lollipopnya baru tau kamu ya,"
"Apa cih Kak Ca. Kak Ca kalo mau minta aja tuu cama abang ganteng, pasti dikaci kan abang na baikk kak," kata Aretha sambil mengerucutkan bibirnya
"Ih ada-ada aja nih anak kecil," Aresha lalu menggendong Aretha membawanya ke ruang bermain.
"Ternyata adek lo ga jauh beda ya sama lo, Ar. Sama-sama cerewet," sahut Farrel
Aresha pun langsung menajamkan matanya melihat Farrel.

KAMU SEDANG MEMBACA
Sincerity of Aresha
Teen Fiction#231 in possesive [27 Juni 2018] #198 in cool [24 Juli 2018] #122 in possesive [29 Juli 2018] "Kamu pikir aku bisa sabar terus dengan kelakuan kamu yang kayak gini? Kamu pikir aku ga tau apa yang kamu lakuin selama ini di belakang aku?!?! HAHHHH?!"...