_____
Waktu tak terasa sudah lama bergulir. Menampilkan siang dan malam berganti setiap hari. Bertemu dan berpisah setiap hari. Bagi dunia pendidikan memang memberikan banyak pelajaran. Ilmu yang kita bawa hingga akhir hayat, perubahan pemikiran yang banyak mendewasakan kita, dan perkenalan dengan teman maupun para dosen pengajar yang membuat kita banyak memiliki cerita bersama. Jika ada pilihan, lebih lama bersama teman dan dosen tapi kuliah tak selesai atau kuliah tepat waktu namun harus berpisah, mana yang kamu pilih? Banyak yang akan mempengaruhi jawabanmu, tapi yang pasti kamu akan memilih yang terbaik bukan?
Hari ini, tepat tanggal 27 bulan 7 tahun 2017, kita mahasiswa universitas prima jaya dilepas dalam prosesi wisuda. Ya, kami telah selesai menempuh jenjang bangku kuliah sampai kurang lebih 4 tahun. Banyak cerita disetiap waktu, bersama orang yang ada disekitar. Kita bertemu semasa ospek dan harus berpisah bersama saat wisuda. Sebenarnya kita masih bisa bersama apabila komunikasi masih terjalin dengan baik bukan? Jadi, jangan jadikan perpisahan jarak dan waktu sebagai putusnya komunikasi dan hubungan yang baik. Jadikanlah perpisahan sebagai cara memupuk rindu yang akan selalu bertambah hingga nantinya kita bertemu untuk melepas rindu itu, seperti istilah, tak akan ada bunga yang tak mekar dan mati serta tumbuh kembali, begitu juga dengan rindu, hadir tumbuh dan mekar saat bertemu lalu mati saat berpisah, begitu selalu berputar. Seperti lingkaran yang tak akan putus.
Aku bahagia saat ini berada dalam ballroom besar disaksikan oleh banyak orang terutama keluargaku, bahwa aku menjadi seorang sarjana. Selepas pembacaan beberapa nama mahasiswa terbaik disetiap program studi, aku kembali ke tempat duduk dengan penuh kebahagiaan, bersyukur menjadi salah satu dari mereka yang diberikan ucapan selamat atas pencapain terbaik selama kuliah. Tak disangka bahwa aku menjadi 5 besar nilai terbaik dalam program studiku dan tambah lagi kebahagiaanku bahwa sahabatku juga berdiri bersamaku, kevlin yang berdiri diujung panggung jauh dariku tapi kami sempat melempar senyuman bangga. Kita datang dan pergi bersama. Apa ada yang lebih bahagia dari ini? Mungkin ada, tapi saat ini, inilah yang sangat membahagiakan.
"Jangan ngelamun, jelek banget muka lo" aku terhenyak kaget mendengar teguran temanku disamping. Saking bahagianya hingga aku tak sadar sedang melamun.
"Maaf, gw masih gk nyangka aja gw tadi berdiri disana kayak mereka" ucapku seraya melihat diatas panggung yang sedang berlangsung penyerahan penghargaan seperti yang ku dapat tadi.
"Lo pantes dapetin itu, lo emang gk menonjol tapi lo bisa mengalahkan yang lain tanpa menunjukkan diri dan saat ini lo langsung menunjukkan lo bisa" ucapan temanku membuatku tambah bahagia.
"Ya, gw harap ini menjadi pelajaran baru bagi gw bahwa gk selamanya yang terlihat itu bersinar dan yang tak terlihat itu meredup"
"Gw bangga bisa jadi sahabat lo, selamat ya dan gw minta maaf kalo pernah iri sama lo"
"Makasi jes, gw juga bangga jadi sahabat lo. Jangan pernah putus komunikasi ya dan bagi gw diantara kita gk pernah ada iri"an gitu, so gk perlu minta maaf" ucapku pada jeslyn yang syukurnya duduk berderetan denganku.
Kami kembali memfokuskan diri pada acara hingga acara selesai dan sesi foto bersama dengan teman sekelas. Begitu banyak kebahagiaan yang ku lihat diwajah teman temannku semua. Aku bahagia menjadi bagian dari mereka semua.
Keluar dari ballroom aku terkejut melihat banyaknya tamu yang menunggu, termasuk beberapa teman lamaku yang sudah antusias menungguku di dekat meja tamu. Tidak hanya aku, teman lainpun banyak yg dikunjungi sekedar memberi ucapan selamat.
"Congratulation putri galak" seruan salah satu temanku bila namanya.
"Makasi banyak kalian nyempetin kesini tapi maaf gk bisa masuk tadi" ucapki sedikit bersalah
KAMU SEDANG MEMBACA
MINE!!!(Imagine)
FanfictionDia milikku hingga saat ini dan selamanya! -kevlin alinsa reinan Aku milikmu selamanya! -alyan putri exmander Love story (imagine)!
