Anna POV
"Sebenar nya apa yang terjadi??" dewi batin ku bertanya tanya.
Tangisan dan isakan wanita yang tak ku kenal itu terdengar memilukan, dan aku semakin penasaran, sebenar nya apa yang terjadi???
Entah mengapa dengan mendengarkan nya saja aku merasa iba..
Siapa yang tega menyakiti wanita itu sehingga siapa pun yang mendengarkan tangisan nya pasti juga ikut merasakan penderitaan nya.Aku semakin penasaran dan berjalan mendekat ke arah asal suara.
Asal suara wanita itu tepat di tengah pusat perbelanjaan yang ada di Champs elysees.Dan benar dugaan ku!! Aku melihat seorang wanita yang masih menangis sambil terisak di bawah kaki seorang pria yang juga tak ku kenal.
aku bisa mendengar jelas gugaman wanita tersebut sambil terisak pilu."S'il vous plaît, ne le faites pas pour moi!(tolong jangan lakukan ini padaku!!)" gumam wanita itu tepat di bawah kaki pria itu, dan pria itu hanya membalas nya dengan tatapan tajam dan seringaian iblis yang membuatku benar-benar muak.
Dan yang benar-benar membuatku jengah adalah tidak ada satu orang pun yang lewat di sekitar situ berusaha untuk menolong ataupun menenangkan wanita itu.
Seakan-akan tangisan wanita itu tak terdengar di telinga mereka semua.Mereka yang sedang berjalan di sekitar situ hanya memperhatikan wanita itu dengan tatapan yang berbeda-beda.
ada yang menatap iba, tidak peduli, bahkan ada yang mengejek secara terang-terangan.Persetan dengan semua ini!! Aku sudah muak melihat pemandangan yang sudah kelewat batas ini!!!
Hal yang paling ku benci di dunia ini adalah
Pertama ada yang menghina keluarga ku, kedua orang kalangan atas menindas orang kalangan bawah, dan yang ketiga ketika seorang wanita di perlakukan dengan kasar oleh seorang pria.Hal itu selalu membuat darah ku menindih, membuatku tidak dapat berpikir jernih dan membuatku melakukan hal-hal gila.
Kepribadian ini mungkin akan sangat mempesona jika saja aku seorang pria, tapi karena aku tak lebih dari seorang wanita, kelakuan ku ini selalu saja mengantarkan ku ke dalam berbagai masalah dan hal ini juga yang selalu di khawatir kan keluargaku jika aku jauh dari mereka.
Tanpa berpikir rasional lagi, aku langsung mendekati tempat itu dan ingin memberi pelajaran terhadap pria brengsek itu.
aku tak takut jika pria itu akan membalas ku karena aku diam-diam belajar ilmu bela diri tanpa sepengetahuan keluarga ku kecuali Javier.. Karena dia lebih peka dari yang lain!Dan tanpa berpikir panjang aku langsung menendang pria itu tepat di alat vital nya.
"Rasakan itu jerk!!" ejekku pada pria itu yang ku yakini sangat kesakitan di bagian vital nya
"Sh*t!!! What are you doing hah!! Umpat nya yang ku pastikan tertuju padaku sambil memegangi bagian yang baru saja ku tendang, huh... I don't care!!
"Kau bisa melihat dan merasakan nya sendiri!!" jawabku dengan nada sarkastik sambil mencoba membantu wanita itu untuk berdiri, dan saat aku melihat wajah nya dia adalah wanita yang.. cantik!! Hanya mata yang sembab dan rambut yang sedikit acak acakan saja yang kurang dari penampilan nya.
Aku bisa melihat eksperesi terkejut dan tak percaya wanita itu dari apa yang sudah ku lakukan barusan.
"Kau baik-baik saja nona??" ucapku saat melihat keadaan nya yang sedikit memprihatin kan dan setelah nya aku merutuki pertanyaan bodoh yang ku lontarkan padanya.
"Tentu keadaannya tidak baik-baik saja bodoh!!" rutuk dewi batinku
Wanita itu hanya tersenyum paksa mendengar pertanyaan bodoh ku.

KAMU SEDANG MEMBACA
What's Wrong With Being Confident??
RomanceDia wanita yang paling percaya diri, barbar dan keras kepala Di awal pertemuan kami yang tidak menyenangkan sama sekali dia sudah menyulut api di dalam diriku sehingga membuatku terkejut di campur amarah di waktu yang bersamaan. Dan sialnya dia mem...