¹⁸ : euforia

110 44 2
                                        

Surai nya tertampar angin laut. Suara nya yang membuatku selalu kalut.

Pipi merahnya bersemu merah tiap tersipu.
kelakuan anehnya yang ada selalu.
tidur lelap serta wajah polos yang sungguh lucu.

bibir nya yang selalu mengucapkan kata manis,
disertai bukti yang selalu hadir.
degup jantungku yang fantastis,
karna nya yang seolah selalu membuat namanya dihatiku terukir.

Baru sadar, lesung pipi ada pada dirinya.
Gigi kelinci tak lupa selalu ada padanya.
Tertawa lebarㅡdengan mata yang nyaris tertutup, tentu saja.

Aku yang bersama mu berada didalam utopia.
Selalu, setiap saatㅡkamu yang menyebabkan rasa ini;euforia.

AntologiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang