Haiadayang kangen ff ini? Hehehariiniakuupmaafyabelumtamat. Tinggalbeberapachapterlagimungkin 2 atau 3 koktenangajaa
Kuydivomments kuy
"BANGSAT! BAJINGAN! LO BERDUA NGAPAIN ANJING!"
baik Rena dan Jeno refleks menjauh. Keduanya mencoba untuk menetralkan nafas.
Sedangkan Mark, langsung maju lalu memukul sudut bibir Jeno dengan keras hingga membuatnya tersungkur.
Tak hanya sampai situ, Mark malah membabi buta memukuli Jeno hingga membuat Rena berteriak.
"MARK STOP! UDAH MARK UDAH!!"
tapi tak digubris Mark. Hingga Jihoon datang untuk melerai keduanya.
"Ssh ah sakit ren." Sungut Jeno saat lukanya diobati oleh Rena.
Mark menatap keduanya emosi, "lo berdua sakit jiwa ya? Terutama lo Jen, bawa kabur anak orang!"
"Jaga ucapan lo anjing, gua udah ijin ke Bunda nya Rena."
"Ya tapi lo ga pulangin dia anjing. Dan lo Ren, lo udah bilang bunda lo? Lo tau kalo sekarang bunda lo lagi khawatirin lo? Lo tau ga? Lo mikirin perasaan Bunda lo ga sih? Lo sadar ga apa yang lo lakuin ini salah?"
Rena diam begitu juga Jeno.
"Tapi tadi kan udah bilang ke Bunda kalo --"
"LO NGGA NGERASA BERSALAH GITU REN? BUNDA LO KHAWATIRIN LO DARITADI TAPI LO DISINI MALAH ENAK-ENAKAN CIUMAN SAMA BAJINGAN INI HA?"
"Apasih Mark? Bisa ngga sih lo kalo ngomong dibenerin dulu? Jaga ucapan lo Mark gue gasuka. Lagian lo berdua temenan ap--"
"Gua gapunya temen brengsek kaya dia."
"Trus kalo gua brengsek lo apa? Jangan sok suci."
Tangan Mark otomatis mengepal. Wajahnya merah padam menahan emosinya yang meluap-luap.
"Udah stop! Sekarang udah malem dan ngga memungkinkan buat kita balik lagi. Mending kita ke villa keluarga gua aja, disana ada kakak sepupu gua daripada disini ntar malah ngapa-ngapain."
Ucapan Jihoon sedikit menyindir Jeno dan Rena yang tadi habis ekhemciuman.
Dan rena kaya gini
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Disinilah mereka sekarang, bersama kak Chanyeol dan kak Seulgi yang menatap mereka tajam.
"Ck ah, gila lo semua. Masih dibawah umur udah gaya-gayan lepas dari orang dewasa. Kalo ada apa-apa gimana hah? Apalagi lo --" tunjuk kak Chanyeol pada Rena.
"Lo tuh cewe harusnya bisa jaga diri bukan gini. Walaupun lo udah ijin tapi seenggaknya jangan main jauh-jauh, ini buat lo semua. Gua disini gamau ikut campur masalah lo semua tapi gua cuma gamau lo semua kenapa-napa. Paham?"
"Iya kak."
Mereka berempat diomelin Chanyeol daritadi. Dan sekarang jam 7, Rena mutusin nelfon bunda.
"Halo Bunda? Ini adek, Bunda adek minta maaf ta --"
"Iya bunda adek gapapa, baik-baik aja Bun. Udah makan kok tadi. Adek di uhm --"
Rena menimbang-nimbang. Ia terlalu takut untuk jujur ke Bundanya. Tapi ia takut juga untuk berbohong.
Sedetik kemudian memutuskan untuk jujur saja daripada nantinya makin runyam. Rena udah siap kalo nanti dimarahin Bundanya.
",Dek?
"Eun bun, ini adek lagi diluar kota. Maaf tadi adek ngga ngasih tau bunda. Maaf bun adek udah bikin bunda khawatir, adek tau adek salah. Dan mungkin besok pagi adek pulang. Maafin adek Bun."
Air matanya lolos begit saja. Tak menyangka hati Bunda nya sangat lembut. Nyaris saja dirinya berpikir bahwa Bunda akan marah. Tapi nyatanya, Tuhan masih berbaik hati.
Tetap saja, rasa bersalahnya muncul. Terlebih rasa bersalahnya pada kakaknya. Padahal sebelum kak Jaehyun berangkat, ia berjanji akan menjaga Bundanya.
Kak, maafin adek
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Baejin ganteng ya 😍😍😍😍😍😍😍😍 mungkin nanti tatapan kak Jaehyun kaya gitu wkakawkwkwkwkwk
Dan jaehyun be like
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.