Segala kenangan
Membuatku makin berangan
Akan ketiadaan
Segala memori indah kebersamaan
Membuat hati ini semakin merintih tak tertahan
Pandangan menjadi kelabu penuh bayanganMengapa aku harus ditinggalkan ?
Aku menjadi semakin tertekan
Ketika segala kebahagiaan
Sedang berbaur dengan kebersamaan
Seketika sirna dengan cara menyakitkanTelah tiada...
Dirinya telah tiada
Hanya sebagian tersisa
Tentang dirinya
Segala kenangan bersamanya
Aku hanya bisa mengenangnya
Tidak lagi bersamanya
Kehidupan terasa berbedaMasih banyak waktu aku perlukan
Untuk berbagi tawa dan kebahagiaan
Namun mengapa waktu begitu menyakitkan
Menjemput dirimu ketika kebahagiaan
Belum kita habiskanBangunlah...
Buka mata dengan indah
Berikan aku senyuman tanpa resah
TertawalahSapa aku seperti biasa
Ucapkan hai dengan tawa
Beritahu aku dengan bahagia
Beritahu aku tidak sendiri, seperti biasa
Ketika kamu tiadaNamun nyatanya
Kamu benar-benar tiada
Kumohon, bangunlah buat aku bahagiaSungguh, aku rindu...
Aku ingin hidup bersamamu
Kenangan membuatku
Menangis pilu
Duka penuh rintikan karenamu
Karena kenangan aku denganmuPenyesalan bersama kerinduan
Aku menyesal tidak semua kebahagiaan kulakukan
Aku rindu segala kenangan
Dalam penulisan sajak penuh tangisan
Dengan saksi bisu bintang rembulan
Dengan malam merobek kehangatan
Aku hanya bisa mendoakan
Dirimu mendapatkan
Lebih banyak senyuman kebahagiaan
Di sisi TuhanKini kita dibataskan
Oleh tanah kuburan
Kini aku berpapasan
Dengan batu nisanPesan aku
Untuk kamu
Aku rindu

KAMU SEDANG MEMBACA
Ukiran Rasa
PoesiaSebuah rasa dalam perasaan yang terukir dalam segala rasa sedari duka hingga bahagia pun ada. Namun duka merana mengarungi hampir segala waktu rasa karena hati ini, rapuh serta merana.