TwentyFour - Perpisahan?

2K 123 12
                                        

Min Yoongi POV

aku sudah memutuskan untuk memantapkan hubungan ku dengan lisa. aku takut aku akan kehilangan dia dan akan menyesal kedepannya. jadi inilah waktu yang tepat untuk aku mengungkapnya.

"lisaaa" panggil ku

"ndee. wae?" jawabnya

"ikut dengan ku" kata ku dengan cepat

"ada apa sebenarnya? kenapa kau terlihat gelisah sih bang?"

"yoongi dek. yoongi" katanya jhope terbata-bata.

"iyaa yoongi kenapa? tenangkan dirimu dulu" balas lisa

melihat gelagat jhope aku semakin khawatir. apalagi ini mengenai min yoongi. pria yang sudah mengambil sebagian besar hati & pikiran ku. aku takut terjadi sesuatu yang tak menyenangkan pada dirinya.

"yoongi kecelakaan. dan sekarang tak sadarkan diri dirumah sakit"

"apa? lelucon mu itu sungguh keterlaluan kau tau bang!"

"tidak lisa! untuk apa aku berbohong tentang hal ini!"

"tapi kenapa bisa?!! cepat antarkan aku SEKARANG JUGA!!!" pekik lisa marah sambil menahan air matanya.

******

setibanya dirumah sakit jhope dan lisa langsung menuju ruang operasi dimana min yoongi sedang berjuang. lisa melihat banyak orang yang sudah berkumpul disana termasuk orang tua min yoongi. saat itu pula tangis lisa pecah. lisa tersungkur jatuh ke lantai. mengeluarkan semua air mata yang sedaritadi ditahannya. ia tak menyangka bahwa lelaki yang ia cintai sedang berjuang didalam sana agar tetap hidup.

"adekkk! tenanglah dulu. jangan menangis. ku mohon" kata jhope sambil memeluk adiknya.

"tapi banggg... min...yoongii... hiks hiks... suga bertahanlah... ku mohon"

tangis lisa semakin tak karuan, membuat semua orang menatapnya dengan iba. begitupula dengan orang tua min yoongi.

"sudah 2 jam kita disini, lebih baik kita pulang lisa" kata jisoo menenangkan lisa

"tidak. kau saja yang pulang bersama jhope. aku akan tetap disini menunggu yoongi" tolak lisa sambil tersenyum tipis

"adek! jangan membantah. lihat lah wajah mu itu sudah hampir menyerupai mayat! cepat pulang. besok pagi kita kembali lagi kesini. aku tak mau kau ikut masuk RS!"

"abang tidak menerima penolakan! pulang atau tidak kesini sama sekali dek?" tambah jhope lagi

"arra. arra" balas lisa dengan suara lemah.

**********

"abang ayooo cepattt. aku sudah siap!" teriak lisa dari bawah

"sabar adekkk. lg ambil kunci mobil"

"aku tunggu di garasi!" kata lisa cepat

"ok" balas jhope singkat

setibanya dirumah sakit lisa langsung berjalan menuju ruangan min yoongi. setibanya disana lisa tak dapat menahan kembali air matanya yang mulai keluar. di depannya dia melihat pria yang dia cintai terbaring lemah tak berdaya dengan banyaknya alat-alat RS.

"masuklah lebih dulu dek, abang mau bertemu dengan dokter sebentar" kata jhope lembut

"baiklah"

lisa pun mulai membuka pintu tersebut dan duduk tepat disamping terbaringnya yoongi. dia mulai mengamati wajah yoongi yang putih pucat dan terlihat semakin pucat saja. dilihatnya tangan yoongi yang selalu menggenggam jemarinya lalu digenggamnya lah tangan yoongi dan berkata...

"hiks...hiksss.. ku mohon bertahanlah yoongi" tangisnya lagi

"aku sungguh mencintaimu"

"maafkan aku yang terlalu lama menerima cintamu"

"bangunlah.. aku merindukan mu yoongi..." 

tangisnya semakin menjadi-jadi sambil menggenggam erat jemari yoongi hingga tiba-tiba suara sebuah alat menghentikan tangisannya.

sebuah suara terdengar di telinga lisa. suara alat yang menandakan bahwa dekatan jantung seorang pasien melemah dan semakin melemah membuat lisa terlonjak kaget dan mulai panik lalu menekan tombol panggilan darurat pasien hingga para dokter datang mengerumuni pasien tersebut. ya, pasien itu adalah min yoongi...

*TITTTTTTTTTTTTTTTT......... 

*TITTTTTTTTTTTTTTTT.........

*TITTTTTTTTTTTTTTTT.........

"tidak!!!! ku mohon jangan! jangan pergi min yoongi! jebbal!!" teriak lisa sambil menangis.

******

---budayakan vomments---

loves, author.

DNA [Min Yoongi]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang