Chapter 1

5.5K 333 26
                                        

Morning...

Hai aku Byun Baekhyun, anak tunggal dari keluarga Byun, aku adalah sosok anak yang baik, ramah, dan ceria, hari-hari aku jalani dengan mudah bersama orang tua yang aku sayang, tapi tidak setelah aku tamat sekolah, orang tua ku mengalami kecelakaan, dan mereka meninggal tepat pada saat hari ulang tahun ku, aku sangat terpukul mendengar kabar bahwa orang tua yang selalu mencintai dan menyayangi ku kini sudah tiada, mereka telah di jemput oleh malaikat yang di perintah oleh tuhan.

Dan hal itu pula yang mengubah aku menjadi seorang pendiam yang sama sekali tidak punya semangat hidup, setelah orang tua ku meninggal hidup ku tidak bercahaya lagi, pesan terakhir kedua orang tua nya adalah tetap hidup bahagia dan melanjutkan pendidikan nya di universitas.

Aku menepati janji ku pada orang tua ku dulu, dan sekarang aku telah selesai kuliah, mendapat gelar sarjana yang sudah aku gapai susah payah sama sekali tidak membuat nya gembira, melihat semua orang berfoto dan di banggakan orang tua nya, sedangkan aku hanya bisa tersenyum pilu melihat kebahagiaan yang tidak bisa di dapatkan lagi.

Aku tidak mempunyai keluarga lain nya, mereka tinggal jauh dan bahkan aku tidak mengenal satu pun keluarga ku, hanya ada bibi tetangga ku yang mau menampung ku dan menganggap aku anak nya sendiri, kang ahjuma dan suami nya, anak mereka telah menikah dan tinggal mereka berdua saja, aku dan kang ahjuma juga sudah dekat sedari kecil seperti keluarga sendiri.

Selama aku telah sarjana, aku bekerja di sebuah kafe besar di Seoul, aku bisa menjadi barista, dan membuat Cake, jadi aku disini termasuk karyawan penting saat genting, gaji ku lumayan besar untuk diriku dan ahjuma, hari ini aku telah selesai bekerja dan sudah waktu nya untuk pulang dan beristirahat, setelah berpamitan aku pergi menuju halte bus.

Di halte bus, aku kembali melamun memikir kan bagaimana hidup ku selanjut nya, apakah tetap seperti ini atau akan berbeda di hari nanti, aku tidak tau pasti, aku hanya bisa berdo'a pada tuhan semoga orang tua ku baik-baik saja di sana.


Di dalam bus juga aku tetap saja melamun, setetes air mata jatuh membasahi pipi ku,  aku sangat merindukan orang tua ku, aku rindu tawa mereka, masakan ibuku, dan kasih sayang mereka, walaupun aku bisa mendapatkan nya dari ahjuma, tapi rasanya kurang, kalau saja aku boleh berharap, aku ingin orang tua ku kembali dan aku kembali bahagia seperti sedia kala.

Aku turun dari bus, berjalan kaki sebentar dan berniat membeli minum di supermarket, aku membeli minuman dan meminum nya, seraya kembali berjalan kaki untuk menuju rumah.

"Awhh.." aku tidak sengaja menabrak dua orang laki-laki yang tengah bergandengan, apa ini? Apa mereka Gay?.

"Maaf aku tidak sengaja" laki-laki yang lebih kecil tersenyum dan juga meminta maaf pada ku, setelah nya mereka pergi, dan aku juga pergi menuju rumah.

***

"Awhh.." Aku menabrak seorang perempuan, dan aku tidak peduli.

"Maaf aku tidak sengaja" aku hanya memutar bola mata, salah sendiri jalan tapi melamun, tapi kekasih ku malah baik padanya, aku pun menarik nya untuk pergi.

"Sayang...itu tidak baik, bagaimana pun kita juga harus minta maaf" kekasih ku mencoba merayu ku, tapi aku hanya tersenyum saja.

"Maaf ya lain kali aku tidak begitu" aku kembali menggandeng tangan kecil nya, pria yang sangat aku cintai.





    




Aku tidak tahu, kalau tuhan berencana menyatukan ku dengan nya, apakah hidupku akan lebih baik?-Baekhyun.


***



Tbc.

I'Am Sorry BabeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang