Author sedang malas menulis namun untuk readers apa sih yang nggak
Ya... Walaupun ada hantu sih but it's okey
.
.
.
.
.
HAPPY READING 😂
"CINDY PRATAMA APA YANG KAMU LAKUKAN?!" bentak seseorang yang bisa di bilang ia sangat tersulut emosi.
Cindy pun langsung menghentika kegiatan nya dan menoleh ke asal suara.
"O-om M-mark? Oo-om Will? Ngapain kalian di s-sini?" ucap Cindy gagap karena takut
"harus nya saya yang tanya!! Ngapain kamu hah?!" bentak Mark saat melihat putrinya yang keadaannya bisa di bilang.... hacur. Dengan pipi yang berwarna merah kebiru biruan
"sedang ap-- OH ASTAGA PUTRIKU!" Seru Mark saat melihat putrinya ambruk karena cekalan tangan nya di lepas oleh para babu babu Cindy
"a-apa?! Pu-putri ku?" tanya Cindy tak percaya
"Will" panggil Mark memberi kode untuk membuat gadis itu pergi
"nona Pratama dan kalian yang bersangkutan dengan kejadian ini ikut saya!" perintah Will yang tak terbantahkan. Yang di panggil hanya mengangguka kepalanya saja
"Putri ku bangun lah nak. Fira,Diana tolong siapkan Mobil saya!" ucap Mark sambil menggendong putrinya
"baik om" Diana dan Fira pun langsung lari keparkiran saat mendapatkan kunci mobil dari Mark
@Rumah sakit
Para perwat langsung menangani putri dari pemilik rumah sakit itu dengan telaten.
Setelah selesai dokter pun keluar
"Gama bagaimana keadaan putri ku?" tanya Mark khawatir
"dia baik baik saja tenanglah Mark. Mungkin ia akan bangun beberapa jam lagi. Dia hanya shock saat di tampar seperti itu" jelas Dokter bernama Gama itu
"baiklah... Bisakah aku menitipkan putri ku? Aku harus pergi karena ada rapat" ujar Mark
"ya tentu ini rumah sakitmu sobat!" Ucap Gama sambil menepuk pundak sahabatnya itu
"emm pa? bisakah aku dan Fira masuk?" tanya Diana yang dari tadi hanya diam kepada ayah nya. Ya ayah Diana adalah dokter Gama
"ya tentu saja putri ku" ucap Dokrter gama sambil mengelus rambut Diana
"baiklah aku masuk dulu pa.. Ayo Fir" pamit Diana sambil manarik tangan Fira
"kami permisi om" itu Fira yang bersuara
Saat mereka masuk mereka melihat sahabat tercintanya sedang terbaring tanpa bisa menggerak kan badan nya.
"Cill bangun yuk udah lama banget lo tidur" mohon Fira yang sudah duduk di kursi sebelah kasur Cecil
"iya Cil bangun dong... Mau sampek kapan coba lo tidur kayak gini.." giliran Diana yang berbicara sambil menggoyang tangan Cecil dengan pelan
Setelah itu tak ada suara lagi di ruangan tersebut.
--''--''--''--
Saat pulang sekolah
"eh bro tau nggak si Cecil dia--"
Ucapan Fery terpotong
"iya gue tau" ucap Nicho
"pulang yuk Fer ngantuk gue" ajak Gery
"ya" jawab Fery singkat jelas dan padat
Akhirnya Gery dan Fery pun pulang meninggalkan Nicho sendirian
Drrttt Drrttt
"tumben mama" gumam Nicho dan langsung mengangkat telephon dari wanita tercintanya itu
"ha-halo Ni-nicho hiks.."
Nicho mengerutkan alisnya
Nicho POV
Gue lagi ngerokok sendirian karena Gery sama Fery udah pulang tiba tiba hp gue bunyi
"ha-halo Ni-nicho hiks.."
Mak gue ngapa nangis?
"ma kenapa ma?"
"Nicho... K-kamu cepet kerumah sakit om Mark ya nak"
Tut.. Tut...
Kok di matiin? Sapa yang masuk rumah sakit?
Gue langsung naik ke mobil dan pergi ke rumah sakit om Mark
Author POV
Nicho mengemudikan mobilnya agak cepat karena tiba tiba hatinya merasa tidak enak
Sesampainya di rumah sakit ia menelpon mamanya dan katanya ia berada di kamar 124
Dia langsung masuk ke dalam ruangan itu ia sedikit terkejut saat melihat kondisi Cecil yang bisa di bilang mengenaskan. Ia memang tau bahwa Cecil di bully tapi ia tak tau bahwa keadaan nya semengenaskan itu
Ia menghampiri mamanya yang menangis tersedu sedu
"ma? Mama jangan nangis ya ma dia bakalan baik baik aja kok" ucap Nicho langsung memeluk mamanya
"iya nak" jawab mamanya terisak
"yaudah Nicho ke Cecil dulu ya"
"iya" ucap mamanya yang sudah berkurang isakan nya
Ia menghampiri Cecil yang tertidur ralat yang tidak sadarkan diri. Ia duduk di kursi yang ada di sebelah ranjang Cecil
"cil lu bangun napa? Jangan bikin mak gue nangis dong... Elah kalo mau mati mati aja napa" ucap Nicho lembut sambil menyumpahi sambil mengamati muka Cecil
"yaelah bangun nap-- OH GOD!!" pekik Nicho karena ada sebuah tangan dingin yang menepuk punggung tangan nya. Orang orang yang ada di ruangan itu pun mengalihkan pandangan nya ke tempat Nicho dan langsung menghampiri nya
"ada apa?" tanya Will
Nicho tak menjawab ia masih terpaku dengan mata Cecil yang perlahan lahan terbuka.
"YA AMPUN SAYANG KAMU SUDAH SADAR" jerit mama Nicho
"enggghh" erang Cecil
"jangan banyak gerak sayang" ucap Will
"Nich panggil doker Gama!" pintah Mama Nicho
"ya"
Nicho pun peegi dari ruangan itu namun tak lama ia kembali bersama Dokter Gama. Dokter pun memeriksa keadaan Cecil
"alhamdulillah Cecil udah baikan kok. Tapi jangan di ajak bicara ya"
Dah ah segitu dulu
KAMU SEDANG MEMBACA
Most Wanted (slow Update)
Fiksi RemajaGimana sih jadinya kalo sesama most wanted di jodohin? Terus gimana kalo mereka sama sama Bad? Gimana ya kira kira kehidupan Nicholas Anjaya Atahan dan Cecilia Lilyana Harmon setelah di jodohkan dan menikah?
