Gimana sih jadinya kalo sesama most wanted di jodohin?
Terus gimana kalo mereka sama sama Bad?
Gimana ya kira kira kehidupan Nicholas Anjaya Atahan dan Cecilia Lilyana Harmon setelah di jodohkan dan menikah?
Kedua perempuan itu menangis sambil berpelukan sedangkan Mark? Dia sudah dari tadi pergi entah kemana setelah mendengar berita tersebut
4 hari setelah kabar kecelakaan
Sudah 4 hari setelah kabar kecelakaan pesawat kennet namun jasadnya dan istrinya belum juga di temukan
"gimana dad jasad hhh... A-abang be-belum ketemu?" tanya Cecil dengan terbata karena ia berusaha menahan air matanya. Mark hanya menggeleng ia sangat teepukul dengan kepergian putra nya itu
"cecil pergi ya assalamualaikum" ia pun berlalu pergi dengan wajah yang lesu
**** Di mobil Cecil menangis sejadi jadinya karena ia sangat sangat merindukan abang nya itu
"hiks... Abangg... Kenapa? Kenapa abang ninggalin gue sih? Apa gue punya salah sama lo hiks... Kenapa bang? Hiks... Hiks...." sepanjang perjalanan ia hanya menangis dan menangis
Akhirnya ia pun sampai di sekolahnya. Ia keluar dari mobilnya. Keadaan nya sudah tidak sepert biasanya. Mata merah ,Rambut yang di ikat asal baju yang kusut dan ia menggunakan sepatunya dengan menginjak bagian belakang nya. Banyak nyang menatap nya dengan tatapan prihatin, aneh, mengejek, takut dan lain lain pasti kabar kematian abangnya ini sudah terdengar ke seluruh sekolah. Ia pun sampai di depan kelas nya
"CECILLLL Lo abis dari mana aja sih kok 4 hari ini lo ngilang" tetiak Fira sambil berjalan ke arah Cecil yang di ikuti Diana di belakangnya. Ya setelah kabar terkutuk itu Cecil tidak masuk kesekolahnya.
Karena tau keadaan Cecil, Diana pun langsung memeluk Cecil dan diikuti dengan Fira yang memeluk Cecil dari belakang
"udah gue mau duduk" ucap Cecil
Diana dan Fira pun melepas pelukan nya. Cecil berjalan ke arah bangkunya dengan lesu. Setelah meletak kan bokong nya di kursi ia hanya diam mematung di sana dengan tatapan kosong nya.
Diana dan Fira yang melihat tingkah sahabat nya itu hanya menghela nafas pasrah. Cecil yang ceria banyak bicara kemana dia sekarang? Apa sifat nya itu ikut mati dengan kepergian abangnya?
"cil ikut gue" suara intrupsi tiba tiba itu membangun kan Cecil dari ingatan nya tentang abangnya
Cecil pun mengikuti laki laki itu dengan langkah lesu. Nicho ya dia Nicho
Sesampainya di rooftop
"gue tau apa yang terjadi sama abang lo" ucap Nicho tiba tiba
Cecil hanya diam berusaha menahan tangisan nya dengan mendengar kata 'abang' saja sudah bisa membuat Cecil menangis
"hhh.... Lo harus ngiklasin abang lo cil. Lo nggak bisa kayak gini terus. Lo harus lupain dia lupain kenangan tentanng dia Cil lupain, lupa-" apakah segampang itu? Tidak
"APA LO PIKIR SEMUDAH ITU HAH?! ITU ABANG GUE CO ABANG GUE... hiks... Hiks...." teriak Cecil emosi dan dengan teriakan itu air matanya pun kembali menetes.
"lo pikir gampang lupain abang gue hah?! Hiks... Nggak segampang itu co nggak hiks..."
Nicho yang melihat tangisan Cecil semakin menjadi ia pun membawa Cecil kedalam pelukan nya
"gue tau itu susah Cil tapi lo harus berusaha harus Cil. Gue bakalan bantu lo cil" ucap Nicho yang masih memeluj Cecil.
Cecil hanya mengangguk sambil menangis di pelukan Nicho
Mengapa semua ini terjadi padanya? Mengapa abang nya harus pergi secepat ini? Apa salahnya? Dia hanya ingin abang nya saja. Hanya itu
Skip
Hari hari pun berlalu sampai akhirnya datang hari ini
Hari dimana seorang gadis harus meninggalkan keluarganya dan tinggal bersama suaminya kelak.
Ya ini adalah hari dimana Cecil dan Nicho menikah, hari dimana Cecil menjadi milik Nicho dan sebaliknya, hari di mana Cecil menjadi nyonya Cecil Atahan dan hari yang harusnya menjadi hari bahagia untuk nya.
Cecil menatap dirinya di depan cermin. Ia sangat anggun menggunkan kebaya nya. Dengan rambut yang di kepang menjadi satu dan di sampirkan
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ia tersenyum namun senyuman itu berubah menjadi tetesan air mata yang semakin lama menjadi isakan isakan yang sangat menyedihkan.
"bang.... Gue nikah... Hiks.. Hiks... Lo harusnya ada di sini bang... Nemenin gue.... Hiks.... Dampingin gue... Di sebelah gue hiks.... Hiks....." ia menangis ubtunglah saat itu ia belum di make up.
Tiba tiba pintu terbuka menampilkan seorang lelaki tampan.