Chapter 2

2.1K 182 3
                                        

Baekhyun baru saja sampai di kantin yang kini terlihat sangat ramai, jelas saja karna sekarang ini adalah jam istirahat. Ia tak sendiri di samping kanan kirinya ada Minseok dan Tao. Baru saja mereka bertiga ingin memesan makanan namun tiba-tiba sebuah suara menghentikannya.

"Oppa!" Panggil seorang yeoja. Baekhyun yang melihatnya hanya tersenyum melihat gadis itu berlari-lari kecil kearahnya. Sangat menggemaskan pikirnya.

"Ada apa Taeyeon-ah ?"

"Baekhyun oppa aku ingin memberikan ini untuk mu" Ucap Taeyeon sambil menyodorkan sekotak bekal kepada Baekhyun.

"Untukku ?" Baekhyun menunjuk dirinya.

"Hmm" Taeyeon mengangguk cepat.

"Lagi ?"

Taeyeon mengangguk lagi sebagai jawaban.

"Terima kasih" Baekhyun pun mengambil kotak bekal berwarna biru tersebut dan mengacak pelan surai yeoja itu.

"Oppa jangan merusak tatanan rambutku" Taeyeon mengerucutkan bibirnya sambil merapikan kembali rambutnya.

Baekhyun hanya tertawa melihatnya dan menarik lengan yeoja tersebut menuju meja kantin yang kosong sedangkan Minseok dan Tao akan menyusul mereka setelah memesan makanan.

"Bagaimana oppa enak tidak ?"

Baekhyun menganggukkan kepalanya dan tersenyum manis kepada yeoja yang duduk di depannya. "Sangat enak seperti biasanya"

"Syukurlah ku kira rasanya akan aneh soalnya tadi aku buru-buru membuatnya hehe" Ucap Taeyeon sambil menunjukkan cengiran lebarnya.

"Kau tak cape membuatkan ku bekal setiap hari ?"

"Tidak juga sih. Kebetulan aku setiap hari selalu membawa bekal jadi apa salahnya jika aku sekalian membuatkan bekal untuk kakak tersayangku ini"

"Kau tau ? Banyak yang mengira bahwa kita pacaran karna setiap hari kau selalu memberikan ku bekal kkkk~"

"Haha pantas saja Leethuk oppa tak terlalu ingin dekat dengan ku" Taeyeon menundukkan kepalanya sedih. Sekedar informasi Leethuk adalah lelaki yang di taksir oleh Taeyeon selama setahun belakangan ini.

"Sekali-sekali berilah ia bekal dan katakan padanya jika kau dan aku hanya berteman tak lebih"

Taeyeon hanya menganggukan kepalanya dan menimbang kembali saran dari Baekhyun.

Tanpa di sadari keduanya sepasang onyx menatap tajam ke arah mereka.

================================

Baekhyun melirik jam yang melingkar di pergelangan tangannya. Sesekali iris beningnya melirik sekitar menunggu seseorang yang akan menjemputnya. Bibirnya tak henti-hentinya menggerutu mengungkapkan kekesalannya kepada sang kakak yang tak kunjung datang.

Sekolah terlihat semakin sepi karna bel tanda pulang sekolah telah berbunyi sekitar 30 menit yang lalu. Hanya ada Baekhyun dan dua orang siswa lainnya yang masih betah berdiri di depan gerbang sekolah mereka. Tak lama sebuah motor besar berhenti tepat di depannya. Baekhyun menyerngitkan dahinya bingung namun saat orang tersebut membuka helmnya Baekhyun segera memasang wajah datarnya.

"Kau belum pulang ?"

"Bukan urusanmu" Jawab Baekhyun cuek.

"Mau ku antar pulang ?"

"Tidak perlu"

"Yakin ?"

"Ya cepatlah pergi dari hadapanku" Baekhyun membuat gerakan mengusir. Namun tiba-tiba ponselnya berbunyi menadakan sebuah panggilan masuk namun ketika ia mengangkatnya dan mendengarkan suara di seberang sana ia langsung berdecak malas.

Go or Stay Here (CHANBAEK)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang