Apa lagi?

419 39 0
                                    


"KAU??!!"




"Jangan banyak bicara! Aku akan menemanimu pulang." Ucap seseorang dengan nada dingin.

"Aku bisa pulang sendiri." Jawab Eunha dengan wajah datar.

"Aku bilang jangan banyak bicara!" Ucap seseorang tersebut sambil menarik tangan Eunha kasar.

"Ahh... Sakittt. Aku bilang aku bisa pulang sendiri!" Jawab Eunha sambil menghempaskan genggaman tangan seseorang tersebut secara kasar. Namun, seseorang tersebut tidak menggubrisnya dan masih tetap mengikutinya.

"Yak! Kim TaeHyung, jangan ikuti akuuu" Ucap Eunha dengan nada kesal tapi tetap tidak digubris oleh TaeHyung.

Eunha membuang nafasnya kasar, ia tidak bisa berbuat apa-apa lagi menghadapi lelaki dihadapannya. Mereka ber-2 berjalan dalam keheningan, tidak ada yang mau bicara duluan. Eunha sebenarnya tidak suka dengan keadaan seperti ini, namun ia masih ingin menenangkan hatinya atas sikap TaeHyung saat mereka berada diatap sekolah. Setelah beberapa menit, akhirnya mereka sampai didepan rumah Eunha, dan mereka ber-2 masih diselimuti oleh keheningan.

Tok tok tok


Ceklek

"Ahh.. kau sudah pulangg??" Ucap Yerin menyambut adik kesayangannya.

"Hmm..aku masuk duluan" Ucap Eunha dan langsung masuk meninggalkan mereka berdua. Yerin tidak sadar, bahwa Eunha datang bersama seorang lelaki.

"Ekhemm..(anggep aja suara berdehem:v)" Yerin langsung tersentak kaget setelah mendengar suara seseorang. Ia pun menengok kebelakang untuk melihat seseorang yang memiliki suara yang menurutnya sexy. Dann ketika ia berbalik...

Deg deg

Jantung Yerin tidak bisa terkontrol ketika melihat pria tampan dan memiliki suara sexy sedang menatapnya dengan senyuman hangat.

"Yakk!! Ada apa dengan jantungku?? Kenapa rasanya ingin copot dari tempat asalnya?? Ohh tuhann, kenapa dia sangat tampan??" Batin Yerinn

TaeHyung mengerutkan keningnya bingung. Ia bingung kerena perempuan cantik dihadapannya sedang melamun sambil memperhatikannya. TaeHyung mencoba membuyarkan lamunan perempuan dihadapannya namun tidak berhasil. Dan akhirnya TaeHyung mendapatkan ide...

"Hmmm.. mungkin akan berhasil" Ucap TaeHyung dengan seyum jahilnya.

1

2

3

"KECOAAAAA!!! AWASS ADAA KECOAAAA!!!"

"Kyaaaaaaa..... usirrr kecoaaa ituuuu!!!!" Ucap Yerin kaget dan ia refleks memeluk TaeHyung. TaeHyung kaget dan hanya bisa diam ditempat dan mencoba mengkontrolkan detak jantungnya yang sudah tidak stabil.

"Ada apa inii?? Kenapa jantungku berdetak begitu kencang, lebih dari saat aku memeluk Eunha? Apakah akuu......? Ahh.. TIDAK!! Aku hanya mencintai Jung Eunha!" Batin TaeHyung.

Lamunan TaeHyung buyar ketika mendengar isakan kecil dari seseorang yang sedang berada didekapannya. TaeHyung merasa bersalah karena membuat seorang perempuan menangis karena ulahnya.

"Heii.. Mianhae" lirih TaeHyung sambil memegang pipi Yerin dengan kedua tangannya dan mengusapnya lembut.

"Hiks... akuuu... Hiks.. Fobia dengan serangga.. Hiks" Ucap Yerin diiringi dengan isakannya yang malah membuat TaeHyung semakin merasa bersalah. TaeHyung pun kembali memeluk Yerin sambil menepuk pundak Yerin pelan agar Yerin merasa lebih tenang.

"Uljima (jangan menangis)!!" Ucap TaeHyung lembut.

Setelah tidak mendengar suara tangisan lagi. TaeHyung melonggarkan pelukannya agar bisa melihat perempuan cantik yang menangis karena ulahnya. TaeHyung melihat setiap inci wajah Yerin. Ia kagum dengan kecantikan yang Yerin miliki.

"Mianhae, Nuna" Ucap TaeHyung pelan, namun masih bisa didengar oleh Yerin.

"Jangan panggil aku Nuna! Panggil aku Yerin saja!"

"Hmm.. Baiklahh. Namaku Kim TaeHyung"

"Hmm.. TaeHyung-ah, lebih baik kau pulang!! Hari sudah mulai gelap dan sepertinya akan hujan, disini juga sangat dingin. Pulang lahh..!!" Ucap Yerin lembut. TaeHyung hanya membalasnya dengan anggukan dan ia pun pergi meninggalkan rumah Eunha dan Yerin.


♡♡♡



09.00 Malam

Yerin sedang memasak untuk makan malam. Kali ini, Yerin memasak makanan hangat karena cuaca diluar kurang baik dan sangat dingin. Yerin masih fokus dengan masakannya, tanpa ia sadari Eunha sedang memeluknya manja.

"Ahh.. aku kira siapa yang memelukku. Apa kau laparr??" Ucap Yerin yang masih fokus dengan masakannya.

"Hmm... "

"Kau tunggu dimeja makan, masakannya akan segera selesai!"

"Hmm.. nee"

Setelah beberapa menit, akhirnya Yerin menyajikan makanan untuk mereka berdua. Eunha langsung melahap makanan yang dibuat oleh Yerin.

"Eunha-ya, apa lelaki tadi pacarmu??" Celetuk Yerin secara tiba-tiba.

"Bukann.. Memangnya kenapa?" Jawab Eunha cepat.

"Benarkah??"

"Nee.. Eonnii"

"Baguslah kalau begitu"

"Memangnya ada apa? Apa kau menyukainya??"

"Hmmm sepertinya kau benar." Ucap Yerin sambil cengengesan. Eunha tertegun dengan apa yang Yerin ucapkan.



"Bagaimana ini?? Apa yang harus aku lakukan? Siapa yang harus akuu pilihh? Apa aku harus mengkhianati salah satunya??" Batin Eunha.








TBC



Haii gaesss ketemuu lagii sama akuu.. kangen ga? Gak yaa? Da akumah apa atuhh  *lupakan*

Jadii.. siapa yang harus dipilih sama Eunha?? Yerin atau sahabatnya sendiri??
Coba tebakk..

Okee.. payy
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian.
See you❤



Voment😉

Tinta Diatas Kertas ;eunha jungkookTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang