#61 - romance (11/11/2018)
#63 - romance (8/6/2018)
Bisakah kita mengukir nama kita di langit sana ?
Dan bisakah kita menggapai bintang yang ada dilangait ?
sekarang pengganglah tangan ini dan biarkan kita lukis kisah ini dengan indah dan warnai hi...
Pagi pun tiba Nazwa dan Justin masih memikirkan rencana esok hari ..
Namun tiba tiba .. terdengar suara Speedbout yang mendarat di dermaga kecil mereka , Justin pun segera menarik pelantur pistolnya ..
Namun ternyata itu adalah Sam Philips, putra kandung Justin dari hubunganya yang terdahulu ..
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tanpa fikir panjang Sam pun meneruskan langkahnya .. lalu menghampiri Nazwa dan Justin ..
Ia tidak menoleh kearah Nazwa sedikitpun , Namun Nazwa masih mencoba memberikanya senyuman
"Berikan tas itu " ucap Nazwa pelan
Sam hanya diam tanpa memberikan tatapanya kearah Nazwa , pandangnya hanya kearah Justin
"Aku harus istirahat" jawab singkat Sam kearah Justin
Sam pun langsung meninggalkan mereka berdua lagi , sekarang giliran Justin yang memandang cemas kepada Nazwa
"Tidak apa Jus , Aku mengerti perasanya " ucap Nazwa mengerti sambil memeberikan senyum tipisnya
"Apa maksudmu , ia sudah melakukan kesalahan " jawab Justin marah
"Seseorang butuh waktu untuk menerima segalanya bukan , Aku tau aku hanya ibu tirinya dan umur kami tidak begitu jauh ..jadi aku bisa merasakan perasaanya " jawab Nazwa lagi sambil membereskan minuman yang tadih mereka minum
"Oke " ucap Nazwa sambil mencoba menghibur Justin
Nazwa pun meninggalkan Justin di sana seorang diri .
Lain hal dengan Sam , ia sekarang sudah berada di kamarnya
"Tok!!Tok!!" *suara mengetok dari pintu kamarnya
"Siapa?" Tanya Sam
"Aku " terdengar suara Nazwa yang menjawabnya
Nazwa pun masuk kedalam kamar itu ,ia melihat Sam sedang melepaskan Jas nya
Nazwa pun lalu membantu Sam, Sam pun hanya bisa terdiam
"Apa kabarmu ? " tanya Nazwa
"Aku tau ini pertama kalinya kita bertemu , tapi aku harap kau bisa menerima ku apa adanya " ucap Nazwa lagi dengan Nada lembutnya
Sam pun menatap Nazwa dari cermin di hadapan mereka
"Kenapa kau menerima ayaku ? " Tanya nya singkat
"Kenapa kau mencintai ayahku setelah kau tau segalanya tantang nya ? " tanya nya lagi
Nazwa pun melepaskan tanganya bersamaan dengan menarik jas Sam , Nazwa pun meletakkan Jas Sam di dalam lemari lalu kembali kearah Sam
Nazwa pun memalingkan tubuh Sam kehadapnya yang sekarang ada di sampinya
"Cinta " jawab Nazwa tagas sambil mengambil pistol di pinggang Sam