Tak Masalah

160 8 2
                                    

Sesampainya dirumah , terlihat jelas luka di sekujur tubuh Dyang namun ia terlihat tetap bahagia akan hal itu , sementara semua orang di buat khawatir dengan keadaanya

   "Lu gila ya , liat sekarang apa yang terjadi dengan elu " marah Icha sambil memapah Dyang ke dalam rumah nya

    "Hahahaha, santai aja ini hanya permainan " ucap Santai Dyang sambil menyapu darah di mulutnya

    "Apa! Santai mana bisa santai " jawab Safitri

     "Lu tau, Nazwa sekarang bagaikan iblis " ucap Risha sambil menyiapkan tempat tidur untuk Dyang

Dyang pun di bantu oleh para sahabatnya pun di baringkan ditempat tidur yang sudah di siapkan

     "Tak apa , Aku tau dan aku mengerti maksud dari tindakan Nazwa " ucap Dyang sambil menenangkan teman temanya

Namun disisi lain Safitri dan Risha pun menelphone Dokter serta suami Dyang

       "Terserah elu , jika memang dia sahabat kita , Dia gak bakalan buat elu kaya sekarang ini !" Marah Icha

Icha terlihat sangat merah namun berbeda dengan Dyang dia justru hanya bisa tesenyum kearah Icha

      "Aku merindukan ini Naz , aku Tau kau tidak akan melakukan ini dan aku yakin ada sesuatu hal yang membuatmu berubah seperti ini "ucap dalam hati Dyang

Andrew pun datang begitu pula dengan Max , Mac , & Zayn

   "Kau akan baik baik saja " ucap Andrew sambil mengobati Dyang

Icha dan seluruh orang didalam rumah itu pun di buat tenggang dengan keadaan Dyang

Mereka pun meninggalkan Dyang dan Andrew di dalam kamar itu karna Andrew harus merawat Dyang

   "Aku yakin And , ada sesuatu tang membuat Nazwa bisa melakukan ini padaku " Ucap Dyang ragu

   "Na...na...Nazwa " ucap Gemetar Andrew
 
    "Ya , Dia kembali aku sangat bahagia akan hal itu " jawab Dyang

Terlihat keringat dingin di tubuh Andrew , sontak Dyang pun heran akan hal itu

     "Lu baik baik aja kan? " tanya Dyang

      "Ya.. tentu saja " jawab Andrew sambil berdiri meninggalkan Dyang

       "Oh ya ini obat untukmu , syukurlah ia sudah mengurutmu jadi setidaknya ..  pengobatan mu akan jauh lebih cepat " jawab cepan Andrew lagi sambil membuka pintu kamar Dyang

Sontak Dyang pun mulai menaruh kecurigaan besar pada Andrew

   "Apa hubungan Andrew dan Nazwa .. lalu siapa yang bersama Nazwa tadih ? " tanya Dyang didalam hatinya

Diruang tamu terlihat jelas ada Mac yang berjalan kesana kemari , mondar dan mandir tak karuan

   "Andrew sudah datang , dia akan baik baik saja " ucap Zayn sambil menenangkan Mac

   "Iya ka , tapi siapa yang melakukan ini ? Tanya penuh kesal Mac

Icha pun berdiri dari sofa tamu di ruangan itu , namun belum sempat menjawab Mac Andrew sudah turun dari kamar diatas

Melihat hal itu semua orang pun menghampirinya

   "Bagaimana keadanya ? " ucap camas Mac

    "Benar , bagaimana keadaanya ? " tanya yang lainnya juga

     "Ia akan baik baik saja , oh ya ada rapat dirumah sakit aku harus pergi sekarang " jawab Andrew terburu buru

Andrew pun meninggalkan mereka semua dengan tergesa gesa .. semua orang pun hanya bisa terdiam akan hal itu

5 Best FriendsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang