Author POV
Bu Ranti yang melihat Reynand dan Sheryl saling bertatapan langsung berdehem, membuat mereka berdua cepat cepat membuang pandangan.
"Silahkan perkenalkan diri." Ucap bu Ranti kepada Reynand.
Reynand langaung mengangguk.
"Hai semua. Kenalin nama saya Reynand Ardian Bagaskara. Kalian bisa manggil saya Rey atau Reynand. Saya pindahan dari Makassar.""Baik anak anak, ada yang ingin bertanya?"
Salah seorang siswi mengacungkan tangan
"Reynand udah punya pacar atau belum?" Tanyanya genit. Dia adalah Arisa Maurin Prasetyo. Maurin sangat terkenal di sekolahnya sebagai cewek playgirl. Setiap ada cowok yang tampan akan dia gebet. Dan mungkin Rey akan menjadi salah satunya.Pertanyaan Maurin dihadiahi teriakan oleh teman temannya kecuali Laura Anastasya yang merupakan sahabat Maurin, dan tentunya Shery yg nampak acuh terhadap pertanyaan tersebut. Bahkan saat Rey memperkenalkan diri, dia hanya membaca novel.
Sedangkan bu Ranti hanya geleng geleng kepala mendengar pertanyaan Maurin. "Rey, apakah kamu ingin menjawab pertanyaan tersebut?" Tanya Bu Ranti kepada Rey.
"Saya akan menjawabnya bu. Sekarang saya tidak memiliki pacar, tetapi ada satu nama yang tersimpan di hati saya." Jawab Rey mantap.
Mendengar jawaban Rey, Sheryl langsung menatap Rey. Menyadari bahwa dirinya sedang ditatap oleh Sheryl, Rey melirik Sheryl sekilas dan saat itu juga Sheryl kembali memalingkan mukanya. Sedangkan siswa siswi yang ada dikelas tersebut berterial 'cieciee..' kecuali Maurin yang sedang cemberut.
"Oke sudah sudah. Rey kamu silahkan duduk di bangku yang kosong." Ucap bu Ranti
" baik bu." Rey menuju ke salah satu bangku yang kosong.
"Baiklah anak anak, karena hari ini hari pertama kalian dikelas 11 dan hari pertama kita bertemu, maka sebelumnya ibu akan memperkenalkan diri. Nama saya bu Ranti dan kebetulan saya mengajar bahasa Indonesia di kelas 11. Saya diamanahkan oleh pak kepsek untuk menjadi wali kelas 11 IPA-2. Meskipun hari ini hari pertama kita bertemu, tapi saya sudah mengetahui karakter dan prestasi dari kalian semua. Mulai dari murid yang terpintar, disiplin, sampai murid yang pemalas atau suka bolos...
Oke karena saya hanya megetahui nama nama kalian saya akan mengabsen terlebih dahulu." Bu Ranti membuka buku absennya"Alvin Christian."
"Hadir buu."
............
............
............
............"Arisa Maurin Prasetyo."
"Hadir bu."
.............
.............
.............
............."Dani Adriel."
"Hadir buu."
.............
.............
.............
............."Laura Anastasya."
"Hadir buu."
.............
.............
.............
............."Nadin Aurelia Syahreza."
"Hadir bu."
............
............
...........
.........."Reynand Ardian Bagaskara."
"Hadir bu."
"Dan terakhir, Sheryl Gabriella Syahreza."
"Hadir bu."
"Baiklah, selanjutnya saya akan membentuk struktur organisasi kelas. Dan yang akan saya pilih tidak boleh memprotes keputusan saya. Untuk ketua kelas saya memilih Reynand Ardian Bagaskara. Meskipun dia murid pindahan namun saya merasa dia cocok jadi ketua kelas. Dan wakilnya adalah Sheryl Gabriella Syahreza. Untuk sekertaris saya memilih Dani Adriel dan bendahara Nadin Aurelia Syahreza."
Sheryl sebenarnya tidak ingin menjadi wakil ketua kelas apalagi yang menjadi ketua nya adalah Rey. Namun dia hanya bisa pasrah.
"Sebelum saya keluar saya ingin mengatur pasangan tempat duduk kalian."
"Yah, kok diatur sih bu? Saya mau duduk bareng Sheryl buu.." keluh Nadin
"Ini sudah keputusan saya. Saya ingin kalian duduk berpasangan supaya tidak ada lagi diantara kalian yang saling cerita ketika pelajaran berlangsung. Dan kebetulan jumlah kalian 15 perempuan dan 15 laki laki"
Semua anak perempuan cemberut, sedangkan anak laki laki sangat gembira.
"Mm..bangku yang paling depan sebelah kiri untuk Laura Anastasya dengan ........ selanjutnya Nadin Aurelia dengan Dani Adriel. Selanjutnya Sheryl Gabriella dengan Rey Ardian. Kemudian Arisa Maurin dengan Alvin Christian. Dibelakangnya....................."
Sheryl kaget saat mengetahui bahwa dia duduk sebangku dengan Rey. Cowok yang ia benci. Nadin mengerti perasaan sahabatnya namun dia tidak bisa berbuat apa apa.
Setelah semuanya sudah duduk dibangku masing masing, bu Ranti meninggalkan kelas. Dan sebagian murid mulai keluar untuk mengisi perut mereka.
Ketika Sheryl memasukkan novelnya kedalam tas, tiba tiba hp nya bergetar. Saat dia membuka hpnya, ternyata dia menerima pesan dari Nadin. Sebelum membuka pesan tersebut, dia melihat Nadin yang berada dibangkunya. Nadin hanya memberikan kode kepada Sheryl untuk membuka pesan tersebut.
NadinAureliaS.
Ryl, gue tau perasaan lo. Lo pasti merasa berat kan satu bangku dengan Rey? Tapi mau gimana lagi, kita gak bisa ngapa ngapain. Saran gue, lo anggap aja si Rey itu gak ada di deket lo. Lo bayangin aja kalo di deket lo itu Lee Jong Suk😅.SherylGabriellaS.
Hahah...iyaiya. gue bakal nganggep kalau di samping gue itu Lee Jong Suk😅Setelah membalas pesan Nadin, Sheryl memasukkan hp nya kedalam kantong baju. Saat dia ingin berdiri, tiba tiba Rey menahan tangan Sheryl membuat Sheryl duduk kembali dan menatap Rey datar.
"Ryl, gue kangen banget sama lo. Dan 1 tahun yang lalu, lo cuma salah paham. Gue bisa jelasin semuanya sama lo." Bisik Rey menatap mata Sheryl dalam.
Sheryl menghentakkan tangan Rey.
"Tapi sayangnya gue sama sekali gak kangen sama lo. Dan gue juga gak butuh semua penjelasan lo karena gue udah liat dengan mata kepala gue sendiri." Bisik Sheryl dengan nada ketus. Setelah mengatakan itu, Sheryl berdiri.
"Nad, ke kantin yuk." Ajak Sheryl dan meninggalkan kelas.
Nadin hanya mengikuti Sheryl di belakangnya."Ryl, gue itu masih cinta sama lo. Lo kenapa sih gak mau dengar penjelasan gue. Lo itu cuma salah paham. Dia yang ngejebak gue Ryl." Batin Rey
###
Hai..
Annyeong..Jangan lupa vote yah😊

KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Lama Bersemi Kembali
Teen FictionDia... Laki-laki yang pernah membuatku harus merasakan sakitnya patah hati. Laki-laki yang selama ini tidak ingin kulihat lagi. -Sheryl- Dia... Wanita yang pernah memberikan kebahagiaan dalam hidupku. Wanita yang sangat kurindukan. -Reynand *Note :...