"Gimana,udah ekskulnya" tanya Athala pada Alana
"Udah" jawab Alana singkat
"Yaudah kalo gitu sekarang kita pulang"
tanpa basa-basi Athala langsung menarik tangan Alana menuju parkiran,Alana hanya terdiam dan hanya bisa pasrah mengikuti Athala,dia tidak bisa berbuat apa-apa
Di dalam mobil sedan yang berwarna hitam itu,mereka saling diam,Athala yang fokus mengemudi dan Alana yang masih melamun karna tidak percaya bahwa hari ini dia sudah menyandang status pacar dari seoran Athala yang terkenal di antara geng cabe
"Gimana nih nasib gue,bisa abis gue sama cewek ondel-ondel itu" gumam pelan Alana
"Hah kenapa Al ???"
"Gapapa"
"Emang ya cewek itu lucu,kalo ditanya kenapa pasti jawab nya gapapa" sahut Athala menyindir Alana
"Ya lagian apa sih yang bikin lo suka sama gue"
"Simple,karna kamu Alana Putri Nadia" balas Athala
"Ada lagi sayang?" Sambung Athala
"Hah sayang" gumam Alana dalam batin
Pipi Alana langsung memerah ketika Athala memanggilnya sayang,ini pertama kalinya Alana pacaran jadi wajar saja jika Alana sedikit norak
Mereka pun sampai di depan gerbang rumah Alana
"Yaudah gue masuk duluan"sahut Alana pada Athala yang terlihat masih diam di tempatnya
"Gak di tawarin masuk nih?" Balas Athala
"Gak,gue sibuk"
Athala hanya tertawa terkekeh melihat sikap grogi Alana yang terlihat lucu itu sejak dari dalam mobil tadi
"Ini yang bikin aku suka sama kamu,kamu itu special" gumam Athala
Alana yang depresi karna kejadian hari ini langsung merebah kan dirinya di kasur,dan ia mulai bergumam sendiri memikirkan Athala yang menembak nya hari ini
"Mungkin ini saatnya gue move on dari Adrian,yaudah lah gue jalanin dulu aja" gumam nya
🌻🌻🌻
Alana terbangun dari tempat tidur nya lalu segera melihat jam di dinding dan mendapati jam 04.30 artinya hari ini ia bisa berangkat lebih cepat dan bisa menghindar untuk tidak di jemput Athala
Setelah selesai merapikan semua bukunya ia lalu berangkat dan ini baru jam 05.50
"Mana mungkin si kunyuk itu udah bangun jam segini palingan dia masih meluk gulingnya" Alana bergumam dalam batinnya membicarakan Athala
Baru saja Alana akan berbalik setelah menutup pintu,ia di kaget kan dengan Athala yang sudah berdiri di depannya
Jarak mereka sangat dekat sekarang ini mungkin bisa di hitung hanya sejengkal sehingga Alana bisa mencium bau parfum yang dipakai Athala,bau nya sangat mencerminkan Athala yang maskulin
"Ehh ngapain lo jam segini udah kerumah gue" sahut Alana pada Athala
"Aku mau jemput kamu"
"Dari kapan lo disini"
"Hmm tadi aku sampe disini jam 05.30,aku tau kamu pasti ngehindar gak mau aku jemput jadi aku berangkat pagi-pagi"
"Itu lo tau gue bakal ngehindar,kenapa masih lo jemput juga"
"Ya karna aku pacar kamu,aku gak bakal biarin kamu sendirian naik angkot,bahaya tau"
"Kalo gue deket lo ngerasa bahaya gimana" batinnya yang berkata

KAMU SEDANG MEMBACA
CHOOSE
Teen FictionDengan cara memilih SMA yang jaraknya jauh dengan SMA yang dipilih oleh laki-laki yang Alana suka sejak di SMP karna keramahan nya dan kemahiran nya bermain basket yaitu Adrian,Alana beharap bisa MOVE ON dari Adrian,tapi usahanya itu malah berujung...