6# maaf

65 9 0
                                    


Hiii Im back
Happyy reading guys

"Gue gak peduli sama yang nama nya cinta pertama yang gue peduli cinta terakhir"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Gue gak peduli sama yang nama nya cinta pertama yang gue peduli cinta terakhir"

-Athala Ryan Zidnie-

🌻🌻🌻

Bel istirahat sudah berbunyi itu artinya pelajaran kedua sudah selesai

Berita Athala yang menembak Alana kemarin sudah tersebar luas,seakan-akan ada tim investigasi yang menyebarluaskan nya sehingga Alana dan Athala saat ini jadi pusat pembicaraan semua orang,meski Alana awalnya tidak nyaman dengan hal itu tapi dia berusaha untuk mengacuhkan nya

Sampai Alana di kantin pun dia masih jadi pusat perhatian semua orang padahal Alana saat ini hanya sedang memesan roti bakar dan bukan sedang meledakan bom

Sampai Alana melihat ada tiga perempuan yang menghampirinya dengan sinis 

Ketiga perempuan itu sepertinya kelas dua belas karna penampilan mereka yang menunjukkannya, baju yang sedikit ketat,rambut yang di cat ombre dan bibir yang merah karna liptint

"Lo Alana?"

"Iya kenapa,ya?" Balas Alana

"Bisa ngomong sebentar,tapi jangan disini soalnya terlalu rame"

"Ohh iya bisa kok"

"Yaudah ikut kita ke taman belakang biar enak ngobrolnya"

"Iya" balas Alana yang menurut

Sebenarnya Alana merasa curiga kepada ketiga kakak kelasnya itu tapi dia mencoba untuk positive thinking kepada kepada mereka

"Ada apa ya kak??"

"Jadi gini,lo kan masih baru disini alias junior kan jadi lo gak usah sok cantik dan caper ya sama Athala"

"Emang kenapa?" balas Alana yang terlihat santai

"Ya karna Athala itu punya gue,dan lo cupu jangan pernah mimpi buat deketin dia dan dapetin dia"

"Gue gak pernah deketin Athala jadi kenapa lo harus bully gue gini" jawab Alana yang sedikit terguncang

Sementara kedua teman dari kakak kelas yang meng-introgasi nya itu hanya membuat keadaan semakin buruk

"Udah Cher,abisin aja sekalian"

"Iya bener tuh Cher,kalo gak bisa dikasih tau lewat omongan pake cara yang lain aja"

CHOOSETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang