Maafkan untuk keterlambatan update nya
Vote dulu biar tenang ok💕💕
Happy reading ....
Sekarang Alana ada di taksi online yang tadi ia pesan, ia menolak ajakan Dika untuk mengantarnya dan mengatakan pada Dika jika ia butuh waktu sendiri. Dika yang paham hanya meng-iyakan nya, tadi juga Dika sempat mengatakan jika orang yang tadi berpelukan dengan Athala adalah Kirana, mantan pacar Athala yang putus karna Kirana harus pindah dan sekolah di Singapura mengikuti Ayahnya yang dipindah tugaskan
Saat Alana tahu orang yang tadi berpelukan dengan Athala adalah mantannya, perasaannya semakin tertohok karna mengingat dengan sayangnya Athala mengelus rambut Kirana saat tadi berpelukan
Itu membuat Alana berburuk sangka pada Athala dan berpikiran
"apa Athala belum bisa lupain mantannya, dan jadiin gue pelampiasannya??"
untuk saat ini Alana hanya butuh sendiri untuk menenangkan dirinya
Alana mengambil ponsel dari saku bajunya yang menampakkan 50 missed call dan 100 pesan dari Athala dan tanpa ada niat untuk membaca apalagi membalas pesan Athala, ia segera mematikan ponselnya dan memasukkan nya kedalam tas nya
"Assalamua'laikum" sahut Alana lemah saat sudah sampai di rumah
Ibunya yang berada di dapur mendengar kepulangan Alana segera menghampirinya
"Lohh katanya pulang agak sore mau jenguk Athala, ini jam 1 udah pulang kenapa hmm?" tanya Tina pada Alana karna memang Alana bilang akan pulang sore
"Gapapa ma, Alana ke atas ya" balas Alana
"Gak makan dulu sayang??" Tanya Tina kembali pada Alana
"Gak mah ...belum laper hehe" sambil menunjukkan sederet giginya agar ibunya tidak curiga
"Yaudah"
Padahal Alana dari kemarin belum makan dan tadi di sekolah pun ia hanya makan satu porsi batagor apalagi tadi saat pulang dari rumah sakit hujan turun dan Alana tidak membawa payung terpaksa ia menerobos derasnya hujan menuju taksi online yang tadi ia pesan
Alana berjalan gontai menaiki satu persatu anak tangga, sampailah ia dikamarnya yang berukuran tidak terlalu luas tapi tidak juga sempit
Setelah berganti pakaian Alana langsung merebahkan tubuhnya di kasur empuk nya, kepala nya pusing mungkin karna tadi dia hujan-hujanan di tambah banyak hal yang ia pikirkan
Mulai dari kedatangan Adrian kemarin sampai kembalinya mantan Athala
Kenapa sihh sesuatu yang berhubungan dengan masa lalu selalu membuat kita sakit
Sekarang yang Alana butuhkan hanya tidur untuk membuat hidup nya jauh lebih indah agar tidak mengingat hal-hal yang memenuhi pikirannya tadi
!?!?!?!?!?!?Sekarang sudah jam delapan malam, tapi Alana belum juga keluar dari kamar untuk makan. Tina yang khawatir dengan keadaan putri bungsunya itu segera menghampiri Alana yang berada di kamarnya
Saat akan membangunkan Alana untuk makan Tina menyentuh tubuh Alana yang sangat panas, Alana demam
"Sayang bangun nak, kamu demam?? Ayo kita ke dokter" pinta Tina pada Alana yang mendapat gelengan dari Alana

KAMU SEDANG MEMBACA
CHOOSE
Teen FictionDengan cara memilih SMA yang jaraknya jauh dengan SMA yang dipilih oleh laki-laki yang Alana suka sejak di SMP karna keramahan nya dan kemahiran nya bermain basket yaitu Adrian,Alana beharap bisa MOVE ON dari Adrian,tapi usahanya itu malah berujung...