Part 25 [Faisya jahat?]

31 0 0
                                        

"Aku tuh udah ceritain tentang aku sama kamu,jadi karna mama aku baru pulang,Mama aku nyuruh bawa kamu ke rumah,sekalian makan siang bareng"Jelas danis

"Ooww...danis segjtunya banget sih sama gue"Batin putri bahagia.

"Udah,yuk"

"Yuk"

Merekapun pergi.

*********

Sesampainya dirumah

"Assalamualaikum" ucap putri dan danis

"Walaikumsallam" ucap pelayan danis
"Bi mama ada dimana?" tanya danis

"Ada dikamar tuan. Itu siapa tuan? Pacar tuan?" ucap pelayan danis

"Bukan bi" ucap danis

Ada rasa sesak yang dirasakan putri saat danis berkata begitu, putri pun binggung apa dia begitu jelek atau danis malu punya pacar seperti putri. Kalo danis malu kenapa dia nembak putri. Apa ini hanya sebuah taruhan yang dilakukan danis?

"Bukan pacar saya tapi calon istri saya" ucap danis sambil tersenyum manis

Putri tak habis pikir kalo danis bisa berkata seperti itu padahal setelah dari rumah danis putri berniat untuk mengakhiri hubungannya dengan danis. Putri tarik kata-kata yang tadi dipikirkan.

"Eh danis udah sampai" ucap wanita paruh baya sambil turun tangga

"Eh iya mah" ucap danis lalu menghampiri ibunya dan lalu mencium tangga ibunya bersama putri

"Danis jelasin" ucap mama danis lalu menoleh ke arah putri

"Mah ini yang namanya putri. Yang danis ceritain sama mamah" ucap danis

"Oh yang kamu sering ceritain. Nama kamu putri?" ucap mama

"Mama udah dibilangin namanya putri masih aja ditanya" ucap danis

"Mamah gak nanya sama kamu ya" ucap mama danis "nama kamu beneran putri?"

"Eh iy-iy-iya tante" ucap putri gugup sambil tersenyum manis

"Gak usah gugup, panggil mama aja ya" ucap mama danis

"Iya tan- eh mama"

"Yasudah. Mama udah nyiapin makanan buat kalian, ayo" ajak mama danis

"Iya ma" ucap danis dan putri

******

Sementara disisi lain

Faisya duduk termenung dibalkon kamarnya sambil memainkan gitar nya

Faisya menghela napas lega dan tersenyum masam

"Hidup gue ini miris banget. Kenapa setiap gue suka sama seseorang pasti orang itu suka sama yang lain terlebihnya sahabat gue sendiri, entah apa yang gue harus lakuin? Relain atau perjuangin" lalu faisya menundukkan kepalanya dan tak lama dua langsung mengangkat kepalanya dan tersenyum masam" ini sudah keputusan terakhir gue. Gue harus mundur dan ngubur rasa ini sebelum terlalu dalam, tapi kalau dia gak ngerhagain perjuangannya, gue bakal bertindak meskipun dengan cara licik sekalipun" faisya tersenyum licik

****
Terlihat 3 gadis cantik sedang berada didalam kelasnya sedang bercanda bersuka ria, eh ralat hanya 1 gadis saja yang terlihat fake smile

"Gue seneng banget kitty, syah"

"Seneng napa luh?" tanya Kitty

"Kemarin danis ngajak gue kerumahnya"

"Astaga, terus loh gak di apa-apain kan sama dia?" khawatir kitty

"Luh mah negatif mulu. Ya nggaklah gini-gini nih gue juga ngak mau kayak gitu dulu" ucap putri

SONG FOR LOVECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang