part 20

2.6K 317 8
                                        

Nathan mulai meringis sambil meremas kaleng soda yang baru dia beli di supermarket. Angin malam di sungai Han terlalu dingin untuk malam ini.

"Hehehe sepertinya kita makin jauh" ucap Nathan sambil mengambil benda persegi di kantung celananya

Ia menatap wallpaper seorang gadis yang tengah hormat di tiang bendera. Bahkan hanya dengan menatap wallpaper di ponselnya, degup jantung Nathan masih tak terkendali seperti dulu.

Dulu, saat gadis di wallpaper masih bisa ia genggam tangannya.

-

Seoul, 6 maret 2013

Nathan menunduk saat ayahnya yang tengah menatapnya dingin.

"Sudah ku katakan padamu dengan jelas. Pergi keluar negri untuk belajar. Buat orangtuamu bangga"

"Tapi yah, aku gabisa"

"Kenapa kamu ga bisa pergi? Paspor sudah ayah urus, semua keperluan mu sudah terjamin disana.."

"...apa karna gadis itu?"

Nathan menatap ayahnya "yah kumohon"

"Kau tau apa yang bisa ayah lakukan dengan gadis mu itu kan?"

"Ayahh kumohon, jangan bawa dia dalam urusan kita" ucap Nathan dengan wajah memelas

"Kau yang membawanya dalam masalah ini. Lusa keberangkatan mu. Jika kau menghilang atau kau  melakukan hal yang diluar rencana. Ayah pastikan Han Soora itu ada dalam masalah" ucap Tuan Kim sambil melangkah kan kakinya keluar ruangan perpustakaan

Nathan mengepalkan tangannya dan menjatuhakan dirinya dilantai. Air matanya mulai menetes sedikit demi sedikit.

Ga lama langkah kaki terdengar menghampiri tubuh Nathan yang masih dilantai.

"Hei lemah berdiri" ucap laki laki yang lebih tua 2 menit darinya

"Pergi sana kali ini jangan ganggu gua" ucap Nathan sambil menghapus air matanya

"Lu kenapa gamau ke USA sih? Itung itung balik kampung" ucap Laki laki itu sambil narik kursi dan menduduki pantatnya disana

"Joonmyeon pliss"

"Kalo emang lu takut cewe lu kenapa napa pas lu tinggal. Gua bisa pantau cewe lu kok" ucap laki laki yang disebut Joonmyeon

"Gua bakalan kasih info terbaru dari dia buat lu" ucap Joonmyeon

"Gua juga rela pindah sekolah buat pantau dia"

"Toh dia gatau kan, kalo kita ini sebenernya kembar ga identik?" Ucap Joonmyeon

Nathan menggelengkan kepalanya pelan "engga, dia gatau"

"Yaudahh sans sihh, kerjaan gua jadi ga repot repot amat" ucap Joonmyeon sambil bangun dari duduknya

"Kenapa ga lu aja yg ke USA?" Ucap Nathan pelan

Joonmyeon tersenyum kecil "gua juga mau kalo ayah nawarin itu ke gua. Sayangnya ayah lebih percaya ama lu buat di berangkatin ke USA"

Teacher x SeokjinCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang