Sederhana saja: kau datang pada hari-harinya, kau beri segalanya sebagaimana cara untuk mengasihi dan memiliki, lalu kau pergi tanpa suara, dan hilang seketika. Kurang lebih seperti itu, cara membunuh perasaan ternyaman.
—🐣
KAMU SEDANG MEMBACA
Pecandu Rindu (( SELESAI ))
Non-Fiction-SELESAI- berlanjut di "pecandu rindu pt.2" Mengapa kau ciptakan percakapan dalam diam? Yang pada akhirnya, selalu aku puisikan.
