"Tidak perlu dijelaskan, derita ini cukup aku yang rasakan. Tenanglah kau bahagia saja, terluka itu bagianku"
KAMU SEDANG MEMBACA
Pecandu Rindu (( SELESAI ))
Nonfiksi-SELESAI- berlanjut di "pecandu rindu pt.2" Mengapa kau ciptakan percakapan dalam diam? Yang pada akhirnya, selalu aku puisikan.
-74-
"Tidak perlu dijelaskan, derita ini cukup aku yang rasakan. Tenanglah kau bahagia saja, terluka itu bagianku"
