Aku tersudutkan sebuah pilihan.
Menjauh atau kembali denganmu.
Jujur. Aku merindukan kita yg dulu.
Sungguh. Beberapa hari ini aku sering mengeluh ingin bertemu denganmu sebab rindu.
Apa kau berfikir sama denganku?
Yang kusadari, aku menatapmu berjalan meninggalkanku.
Semakin jauh.
Jauh.
Jauh.
Kemudian berlalu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Pecandu Rindu (( SELESAI ))
Nonfiksi-SELESAI- berlanjut di "pecandu rindu pt.2" Mengapa kau ciptakan percakapan dalam diam? Yang pada akhirnya, selalu aku puisikan.
