REASON

7.1K 497 15
                                    

Mendapatkan hati Baekhyun bukanlah hal yang mudah. Mungkin bagi kebanyakan orang, itu sangatlah mudah. Tetapi berbanding terbalik jika seorang Park Chanyeol yang melakukannya.

Seseorang pernah bilang pada Chanyeol, kau harus melakukan tarik-ulur dalam sebuah hubungan. Apalagi jika kau ingin melihat orang yang kau cintai semakin jatuh padamu dan tidak ingin kehilanganmu. Tapi itu salah besar bagi hubungannya dengan Baekhyun.

Setelah menjalani hubungan selama kurang lebih 2 tahun, hubungan mereka terasa sangat hambar. Terlampau hambar malah. Kehidupan mereka yang disibukkan oleh pekerjaan masing-masinglah yang membuatnya seperti itu, tapi mungkin juga tidak.

Ada beberapa waktu ketika Chanyeol merasa bosan dengan hubungannya, tapi ia tetap melakukan yang terbaik untuk menarik hati pria manis yang masih menjadi miliknya kini. Tapi tidak dengan Baekhyun, semenjak mereka menjadi sepasang kekasih, sikapnya pada Chanyeol berubah drastis.

Hingga suatu saat, Chanyeol merasa sangat jatuh ketika melihat Baekhyun bahkan berciuman---mencium pria yang 'katanya' adalah atasannya di perusahaan, dan kemudian berakhir dengan Chanyeol melihat Baekhyun pergi menuju hotel terdekat dari kantornya bersama pria itu.

Chanyeol hancur, tapi ia masih bisa memakluminya. Ia tidak ingin berprasangka buruk tentang Baekhyun, karena bagaimanapun juga Baekhyun adalah kekasihnya. Mungkin saja Baekhyun mengantarkan atasannya ke hotel?

e)(o

Chanyeol sadar, semakin ia memperhatikan Baekhyun, semakin tidak berharga pula dirinya di hadapan Baekhyun. Baekhyun bahkan semakin tidak menganggapnya. Sebagai contohnya, jika mereka sedang berkencan, Baekhyun akan pulang lebih dulu dengan alasan ia lelah. Atau Baekhyun yang tidak bisa diajak kemanapun ketika hari libur tiba karena tubuhnya merasa lelah---selalu seperti itu. Kadang, Chanyeol merindukan sentuhan Baekhyun seperti awal mereka melakukan sex---atau mungkin yang terakhir.

Hal ini awalnya terasa biasa, tapi jika itu sangat sering dilakukan, rasanya aneh bukan? Hingga kini Chanyeol membulatkan tekadnya untuk bertanya yang sebenarnya pada Baekhyun. Walaupun berpisah adalah jalannya, apapun akan ia lakukan demi Baekhyun-nya.

e)(o

Chanyeol memanas.

Ia melihat Baekhyun turun dari sebuah mobil hitam mewah diiringi beberapa orang dengan salah satunya merangkul pinggang Baekhyun mesra. Kemudian Baekhyun mengecup bibir pria yang merangkul pinggangnya dan melambaikan tangannya. Selang beberapa detik saja, orang yang bersama Baekhyun tadi sudah pergi entah kemana meninggalkan Baekhyun yang masih tersenyum menatap mobil itu.

Kemudian Chanyeol melihat Baekhyun membalikkan tubuhnya sambil menghela nafasnya.

"Jadi, inikah yang kau lakukan?" Chanyeol membuka suara. Tangannya mengepal erat di samping tubuhnya.

Baekhyun tersentak. "C-chanyeol? Ada apa kau kemari?" Baekhyun menghampiri Chanyeol sambil tersenyum.

"Apa yang kau lakukan di belakangku, Baek?" Gumam Chanyeol.

"Aku tidak melakukan apapun," ia mengangkat tangannya untuk mengusak rambut Chanyeol dan tersenyum sebisa yang ia lakukan. Tapi Chanyeol tau, senyuman itu dipenuhi dengan banyak kebohongan. "Lebih baik kau pulang. Ini sudah larut. Pernikahan kita akan dilaksanakan beberapa minggu lagi. Kita tidak bisa bertemu sering-sering, Chanyeol."

Baekhyun menepuk pundak Chanyeol kemudian melambaikan tangannya. "Selamat malam." Baekhyun berjalan melewati Chanyeol tanpa melihat Chanyeol lagi.

Chanyeol terdiam. Katakanlah Chanyeol cengeng. Nyatanya ia tidak bisa menahan tangisnya. Apalagi kini air matanya menggenang di pelupuk matanya.

ONESHOOT [CHANBAEK]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang