15

2.5K 215 18
                                        

Min Yoongi

Park Jimin (GS)

Kim Namjoon

Kim Seokjin (GS)

Jung Hoseok

Kim Taehyung

Jeon Jungkook (GS)

.

Warn

GS!

Yoon!top Jim!bot

Major typo(s)

Remake karya SanthyAgatha dengan judul sama Crush In Rush

.

.

Chapter 15


Ketika Jimin membuka matanya, Yoongi ada di sana menatapnya. Semula Jimin membelalak ketakutan, merasa bahwa dirinya ada di dalam bagasi yang gelap, sesak dan tanpa udara.

Tetapi kemudian Yoongi memegang tangan Jimin yang panik dan menekannya lembut. Membuat Jimin menoleh kepadanya, menyadarkan dia ada di mana.

“Kemarin kau diculik Jimin, tetapi polisi menyelamatkanmu sebelum kau di bawa lebih jauh. Kau sekarang ada di rumah sakit, kau sudah selamat.” Yoongi berbisik lembut, berusaha meredakan ketakutan Jimin, “Kau baik-baik saja Jimin.”

Jimin menatap Yoongi dalam-dalam. Ingin rasanya dia menghambur ke pelukan lelaki itu dan menangis, tetapi kemudian seketika dia teringat akan kata-kata kejam yang Yoongi lontarkan kepadanya.

Sebelum Jimin diculik, Yoongi telah melecehkan dan merendahkannya. Dan sekarang apa yang dilakukan lelaki itu di sini? Akankah dia merendahkan Jimin lagi?

“Aku tahu kata-kataku malam itu menyakitkan.” Gumam Yoongi ketika Jimin berusaha menarik tangannya, membuat Yoongi harus menahannya, “Maafkan aku Jimin. Aku menyesal, aku mengucapkannya karena aku marah dan cemburu.”

Cemburu? Kali ini Jimin tertarik dengan perkataan Yoongi, dia mengangkat matanya dan menatap Yoongi dengan bingung. Cemburu? Yoongi cemburu? Kepada siapa? Kepadanya?

“Ya. Aku cemburu kepadamu dan Namjoon, aku. . .”

Lelaki itu tampak salah tingkah dan kesulitan berkata-kata, “Aku sebenarnya menyimpan perasaan lebih kepadamu, entah sejak kapan yang pasti aku sadar ketika aku merasa tidak suka saat kau biasa-biasa saja ketika mengetahui aku akan keluar bersama Jungkook.”

Senyum Yoongi tampak pahit, “Aku ingin kau marah, aku ingin kau setidaknya mengungkapkan kecemburuanmu. Tetapi kau bersikap datar kepadaku, membuatku sulit menebak apa yang sebenarnya kau rasakan.”

Bagaimana mungkin Jimin menunjukkan kecemburuannya kepada Yoongi? Bagaimana mungkin dia berani?

Yoongi adalah majikannya, penolongnya, bagaimana boleh dia yang hanya seorang pelayan menunjukkan perasaan lebih kepada majikannya?

“Dan kemudian itu mendorongku untuk bersikap sedikit kekanak-kanakan.” Pipi Yoongi tampak sedikit merona, laki-laki itu jelas-jelas merasa malu, “Tujuanku pergi bersama Jungkook, menghabiskan waktu dengannya dan memperlihatkan ketertarikan kepada Jungkook adalah untuk memancing rasa  cemburumu, aku ingin kau merasa cemas aku pergi dengan perempuan lain, aku ingin bisa menebak perasaanmu.”

Yoongi mengacak rambutnya dengan frustrasi, “Pada akhirnya, aku malahan yang menjadi korban kecemburuanku sendiri. Aku pulang mendapati rumah kosong, mencemaskanmu setengah mati hanya untuk mendapati kau pulang bersama Namjoon, tertawa-tawa dan berangkulan. Nampak begitu gembira, aku langsung menarik kesimpulan bahwa usahaku sia-sia. Aku pergi dengan Jungkook seharian dan kau bahkan tidak memikirkanku sama sekali, malahan pergi bersenang-senang dengan Namjoon, hal itulah yang memancing kemarahanku.” Yoongi menatap Jimin lamat-lamat.

Crush In Rush || YoonMinTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang