Part 22

542 22 2
                                        

Happy reading guys...

Daniel pov.

"Hm dia chanyeol pacar LDR-an gue. " jawab dia sambil ketawa.

Astagfirullah disini hati gue udah mau remuk denger dia mau nyebut siapa nama cowok yang katanya pacarnya, ekh ternyata si cendol candol itu.

"Lo, astagahhhh maksud gue tuh lo pernah jatuh Cinta gak sama orang, atau jangan-jangan lo jatuh Cinta sama gue?iya kan? " tanya gue dengan geram dan ngegoda dia.

"Hah, jatuh Cinta sama lo? Hm, ya kalo gue jatuh Cinta sama lo gak papa juga sih, karna gue belum tentu nyaman sama lo kan? " jawab dia.

"Emang kalo lo belum tentu nyaman sama gue kenapa?"

"Karena, rasa nyaman itu lebih berbahaya dari pada jatuh Cinta. " jawab dia sambil makan ice cream.

"Oh. " kata gue sambil makan ice cream.

"Emang lo lagi jatuh Cinta? " tanya kathryn tiba-tiba.

"Uhuk uhuk"

"Hm, lo gak papa? Mau gue beliin minum? " tanya kathryn khawatir.

"Ciee khawatir, hehe gue gak papa kok. " ledek gue.

"Apaan sih lo, gak jelas banget. " jawab dia marah.

"Hehe sorry-sorry, tadi lo tanya apa? " tanya gue ke Kath.

"Gue tanya, emang lo lagi jatuh Cinta? " kata dia.

"Hm, gue sekarang ini sih iya lagi jatuh Cinta bahkan sekarang ini udah nyaman banget sama orangnya. Tapi dianya gak pernah nerima kode-kode gue, bahkan terkesan acuh. " jawab gue.

Gue tuh sebenernya nyindir lo Kath, tapi kenapa lo gak pernah peka.

"Owh, makanya kalo suka tuh gak usah pake nyaman segala!  Lo rasain kan akibatnya. " kata dia sambil ngejilatin ice cream yang udah agak meleleh.

"Emang lo pernah ngerasain apa yang gue rasain sekarang? " tanya gue.

"Lo tau kan, kalo gue itu jutek banget, mana ada yang suka sama gue, dan untuk sekarang ini gue lagi pengen single dulu, karna gue udh pernah ngerasain apa itu patah hati, haduhh rasanya tuh nyut nyutan ati gue!"
Kata kathryn.

"Haha lo pernah patah hati juga toh, gue kira cwe segalak lo gak tau apa itu patah hati. " jawab gue sambil ketawa.

"Gini-gini gue tetep manusia biasa GBM, gue bisa ngerasain sakit saat disakiti dan gue bisa ngerasain bahagia saat ada yang ngebahagiain." kata dia.

"Ya udh gue ngebahagiain lo aja biar lo bahagia, dan gue gak bakalan nyakitin lo karna gue gak mau lo sakit. " kata gue dengan tulus, gak tau kenapa tiba-tiba kata-kata itu yang keluar.

"Haha becanda lo gk lucu! " kata dia sambil ngegeplak lengan gue.

"Kath, nanti malam kan malming nih, lo mau gak malmingan sama gue nanti malem, nti gue jemput. " ajak gue ke kathryn.

"Gini ya niel, kita deket kek gini karna kita punya misi kan, misi gue ngecomblangin lo sama si gabriel, dan mulai hari ini lo harus PDKT sama dia, supaya lo bisa move'on dari mantan lo niel,  jadi nanti malem lo aja gabriel aja yah, itung-itung ini tahap pertama PDKT lo sama dia niel. " kata kathryn.

Gue sebel sama dia, kenapa sih dia gak bisa ngerasain hati gue yang udah mulai suka sama dia.

"Oh, gitu ya, ya udh nanti gue ajak gabriel aja deh. " kata gue dengan datar.

Dan terjadilah keheningan diantara gue sama kathryn.

"Ekhem, niel kayanya ini udah mulai sore, gue pulang dulu yah. " kata dia.

"Yaudh gue anter, ayo! " kata gue sambil narik tangan dia.

Kita pun naik ke dalam mobil, dan didalam mobil terjadi keheningan lagi antara gue sama Kath. Dan gak terasa udah sampai di depan rumah Kath.

"Makasih yah. " kata dia dan langsung keluar dari mobil.

Sebelum dia keluar dari mobil gue tarik tangannya dan dia pun noleh ke arah gue.

"Kenapa niel? " tanya dia heran.

"Hm, lo beneran gak mau gue ajak jalan nti malem? " tanya gue lagi, yang berharap dia mau gue ajak jalan.

"Sorry ya niel, gue bukannya gak mau, tapi lo harus jalanin misi kita dong, PDKT sama gabriel, gue yakin lo bakalan suka sama dia, karna dia orangnya baik dan cantik kok menurut gue. " kata dia dan langsung keluar mobil.

Gue pun cuma bisa menghela nafas dan menjalankan mobil untuk pulang ke rumah.

#######Rumah Daniel#######
"Asalamualaikum" salam gue dan masuk ke rumah.

"Waalaikumsalam" jawab mereka bersamaan.

"Niel kamu udah pulang, tuh ada temen kamu tuh si jhon. " kata bunda gue.

"Iya bun," jawab gue dan langsung menuju ke ruang tamu.

"Woy niel dari mana aja lo? Gue nunggu sampe lumutan ckck. " kata jhon.

"Lo ngapain disini? " tanya gue dan ngedudukin diri gue di samping jhon.

"Elahh, sama temen gitu ya lo, gimana-gimana lo sama kathryn?  Nanti malam malming pasti lo ngajak malmingan kan? " tanya jhon.

"Dia gk mau. " jawab gue singkat.

"Lah, kenapa? " tanya dia lagi.

"Dia nyuruh gue buat ngajak si gabriel, supaya gue bisa lebih deket sama gabriel. " jawab gue.

"Hah, kok si gabriel dibawa-bawa sih?" tanya dia lagi.

"Sikathryn deketin gue karna dia mau ngecomblangin gue sama cwe pilihannya, dan cewek pilihannya ya itu si gabriel, dan mulai hari ini gue harus deketin si gabriel, tapi kan lo tau kalo gue sukanya sama si kathryn. Gue bingung jhon, gue terima perjanjian itu aja supaya bisa deket sama kathryn, bukan karna gue belum bisa move'on apalagi mau balas dendam ke mantan" jelas gue panjang lebar.

"Huft rumit banget ya masalah lo, gimana kalo lo jadian aja sama si gabriel, dan lo bakalan tau kalo si kathryn cemburu atau marah berarti dia suka sama lo. " saran jhon ke gue.

"Gila ya lo, yang ada gue nyakitin perasaan si gabriel kalo dia tau gue cuma manfaatin dia supaya Kath cemburu. "

"Ya udah lah terserah lo aja, gue bingung jadinya. Ya udh gue pulang ya. " pamit jhon dan berdiri menuju pintu keluar.

"Hati-hiti lo" kata gue yang masih duduk.

Apa iya gue harus jadian sama gabriel supaya sikathryn cemburu dan supaya gue tau kathryn suka atau gak sama gue? ~Daniel.

Kok gue gak iklas gitu yah, nyuruh si GBM PDKT sama si gabriel? Apa gue suka sama si gbm? Huaa gak mungkin! ~Kathryn.

------------------------------------------------------
Tbc....

Halo guys...
Apa kabarr??
Author balik lagi ckck
Semoga gk bosen yah sama cerita ini.
Dan tetep stay di cerita ini.
Jangan lupa kasih vote dan komen yah.

Cinta Dan BenciTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang