"Woy makanan nih!" Teriak woojin
"Pasti ayam lagi" jawab doyeon malas
"Untung untung lo masih bisa makan, liat deh orang di luar sanah yang gabisa makan" ucap jihoon
"Mana?" Tanya doyeon sambil melihat ke luar jendela
"Ih maksud gue.. ah.. udah lah, emang dasarnya bego ya bego aja!" Ucap jihoon kesal
"Gue ga bego nyet!" Kata doyeon kesal
"Kalau ga ada yang mau makan gue abisin aja ya!" Teriak lucas
"Lah cas, sisain elah gue juga mau" kata sohye sembari memasang muka sok imut
"Jijik anjing" ucap woojin
"Gue mah liatin aja" kata yeri
Mereka pun ngumpul di ruang tengah gitu, sambil makan ayam yang woojin bawa tadi.
"Arin mana?" Tanya yeri
"Eh iya, arin man-"
"Dimanaaa"
"Dimanaaa"
"Di jonggol" kata lucas memotong omongan tzuyuKrik krik
"Cas, bisa ga serius dulu" kata sohye
"Iya iya maapin gue" kata lucas
"Udah ribut wae bocah!, gue ke kamar arin dulu" kata doyeon sambil jalan ke kamar arin
Di depan kamar arin.
"Rin?" Panggil doyeon
"Lo tidur? Kita lagi makan ayam nih, lo mau ga?" Tanya doyeon tapi tidak ada jawaban sama sekali dari dalam
"Rin, gue buk-"
"AHHHHHHHH""Ada apaan?" Tanya mark panik
"Ma-mark, A-arin" ucap doyeon gemetar sambil menunjuk ke dalam kamar arin
"Arin kenapa yeon?" Tanya dino
"Gue ga salah liat kan?" Tanya tzuyu lalu jatuh lemas
Arin sudah mati.
Matanya di jahit oleh kawat, telinganya di tusuk oleh besi yang menembus kedua telinganya, dan lebih parahnya lagi dia mati dengan keadaan di gantung oleh tali yang diikat kan ke lampu yang berada tepat di depan pintu.
"Hehe"

KAMU SEDANG MEMBACA
DANGER 99Line [END]
Mystery / Thriller"Aku suka padamu tapi, bukan berarti aku percaya padamu" -Mark "Kalau waktu bisa diputar lo mau apa?" - jihoon