Dalam diam aku mencintai
Dalam diam pula aku terluka
Terluka karena satu nama
Yaitu...
KAU
Kau mampu mengetarkan hatiku kembali. Dan kau juga mampu menetralisirkan detak jantungku yang kemarin mati.
Tapi itu semua tidak cukup membuatku bahagia.
Percuma saja aku merasa cinta jika yangku cinta berlalu pergi. Air matakupun tau jika kau tak menginginkan aku untuk hadir di lembaran cakrawalamu.
_Azizahdelviana
KAMU SEDANG MEMBACA
Dibalik Sastra
Poetry(Selesai) Tak berani diucap bukan berarti tak berani di ungkap. Walau melewati tulisan, yang penting maknanya tersampaikan. Bersama tulisan ini, aku merenungi perjalanan lika-liku kehidupan.
