Teruntuk dirimu yang kini bersamaku
Terimakasih, kamu membuatku tersenyum lagi.
Setelah berlama-lama aku sendiri, kini kamu menjadi pelangi di hidupku.
Kamu merubah mulutku yang semula bungkam, hingga kini ia sudah bisa mengukir senyuman. Aku bahagia atas dirimu yang telah menemukan aku.
_Azizahdelviana
KAMU SEDANG MEMBACA
Dibalik Sastra
Poesie(Selesai) Tak berani diucap bukan berarti tak berani di ungkap. Walau melewati tulisan, yang penting maknanya tersampaikan. Bersama tulisan ini, aku merenungi perjalanan lika-liku kehidupan.
