Part 5

1K 60 2
                                    


By - ObyNarra Ra

Part 5 - You make me feel like Crazy !

Sampai di rumah hati saya masih tidak tenteram. Kata kata Ava tadi melekat betul di kepala saya. Siapa tu 'uncle' yang kenal saya tu ahh? Sikit pun saya tidak dapat pikir bah siapa tu urang yang Ava maksudkan. Biarlah. Maybe satu hari nanti saya akan bertemu empat mata dengan tu urang. Kalaulah terrrrrjumpa lagi.

Petang tu seperti selalunya saya dan Ava akan beriadah di laman belakang. Kawasannya yang agak luas, lebih dari cukup untuk kami main kejar kejar😂setelah puas, kami masuk ke dalam rumah. Saya suruh Ava pigi mandi. Pada masa yang sama, saya juga mandi.

Masa saya ngam ngam keluar dari bathroom, masuk anak perempuan saya di bilik.

" Mom.. Nextweek Hari Guru di sekolah. Cikgu ada bagitau kami supaya bawa parents datang. Nanti mom pigi sekolah Ava aaa.. "

Ini anak aaa.. Terkejut saya. Masi berkembam towel lagi saya ni. Nasib kami kami juga di ruma. Masuk pun tidak ketuk pintu nie anak.

" Ava.. I already told you before, you should knock the door everytime you come. Remember ? "

Saya kasi remind dia. Biasanya Ava ketuk pintu juga but sometimes dia pandai main terjah saja masuk bilik. Bahaya. Ngam ngam saya lupa lagi locked tu pintu. Hmm.. Salah sendiri juga saya bilang dalam hati.

" Wajib ka datang ? "

Saya tanya dia balik. Saja ja saya tanya dia. Memang saya mau datang pun. Cuma mau tingu apa reaksi anak perempuan saya kalau saya tanya begitu.

Tajam Ava tingu saya. Terus dia main main tu jari jemari dia. Diam ni.

" Wajib ? "

Saya tanya lagi.

" Cikgu tiada cakap wajib or not. "

Sedih sudah suara dia menjawab. Tu muka pun ikut muram suda. Saya?? Senyum saja tingu reaksi dia. Tidak sampai hati pula mau terus usik sumandak kici saya nie.

" Mestilah mommy datang ! Wajib tu mommy hadir. Kasi ingat mommy aa, takut mommy telupa. "

" Alright. Thank you mommy ! "

Terus dia pigi peluk saya. Happy terus.

" Okey okey.. That's enough. Jatuh towel mommy nanti. " Cepat saya pigang tu towel di dada. Ketawa ketawa Ava.

Selepas Ava keluar dari bilik terus saya pakai baju. Kemudian turun pigi bawah. Dari tingkat atas saya nampak suda aunty Madeline duduk duduk di sofa macam gaya datin. Ceh ! Sampai saja di dwpan TV saya terus limpang limpang di sofa panjang. Ambik tu remote. Tekan Chanel AFC. My favourite chanel kama. Malas saya mau tegur tu aunty. Nanti begaduh lagi. Ava macam biasa sanaaa suda dapur sibuk tulung Bu Rosey. Bagus kalau sibuk tulung masak aa.. Dia sibuk tanya tanya tu apa Bu Rosey buat di dapur. Kenapa mau putung sayur begitu, kenapa mau letak bawang kalau mau masak sayur, kenapa tu ayam mau kena letak lemon, kenapa tu sup mau letak halia, semuaaaaaaa dia tanya. Begitulah kalau budak lingkungan umur Ava. Soalan tidak pernah lekang dari bibir. Dalam proses mengenal dunia kan. Tapi yang bagus dia Bu Rosey layan saja pertanyaan Si Ava. Tidak pernah kama dia marah malah saya lagi yang pernah marah Ava. Namun Bu Rosey bilang kasi biar. Anak perempuan perlu tau tu semua dabilang. Dia belajar baitu kunun bilang Bu Rosey. Jadi sejak tu saya biarkan saja Ava sibuk masak di dapur😂😁

*****************************************

KEDIAMAN ROMAN FAMILY

Clyster memasuki pintu gerbang menuju ke kediaman keluarganya. Kawasan kediaman keluarga mereka memang luas. Ianya diwasiatkan dari mendiang datuk Clyster kepada bapanya, Datuk Roman. Semua harta kekayaan datuk diwarisi oleh bapa Clyster memandangkan dia adalah anak tunggal. Jadi tidak heranlah dari mana datangnya kekayaan yang ada sekarang ini. Dan Clyster memang bernasib baik.

The Reason WHYWhere stories live. Discover now