Silir angin berganti
Menggoyahkan cemara itu
Hingga berguguran
Tak menyisakan satupunWaktu itu
Ku duduk di tepian
Sendiri menikmati ciptaan-NyaNamun, ternyata ku ditemani
Oleh senja
Yang kurun waktu
Selalu hadir
Pukul ituJingganya menggetarkan
Sekujur tubuhku
Mungkin karena terlalu nikmat
Untuk dipandangHarapanku
Kau ikut disini
Menemani dalam lingkaran damai
Bersama dengan seluruh
Muka terakhir
Senja ini~20:41~

KAMU SEDANG MEMBACA
Sajak Rindu
PoetryRindu itu sesak, sesak bernafas, melakukan aktivitas, berfikir, dan merasa. Karena rindu akan membuat hati menjadi tak terkendali akan getaran yang dihasilkan, dan itu tidak menentu, terkadang saat hujan, atau sepi. Rindu itu indah, tapi tak seindah...