Della menghembuskan nafasnya kasar berulang-ulang seakan mengumpulkan keberanian dan kekuatannya untuk bercerita ..
#FlashBack#
Della menatap punggung yang telah ia hafalkan selama ini, punggung yang ia harap kelak menjadi kekuatannya dan ia dapat memeluknya ..
Sayang itu semua hanya sekedar harapan belaka, hal itu tak akan menjadi kenyataan terlebih kini pria impiannya memeluk seorang gadis yang ia akui lebih cantik dari dirinya ..
Niat Della menemui pria impiannya adalah mengutarakan apa yang ada di hati nya, tapi sialnya ada gadis lain yang lebih dulu mengungkapkannya ..
Kalahkah ia sekarang ? Apakah ia harus membuang niatnya dan kembali memendam perasaannya, demi kebahagiaan orang yang dia harapkan ..
Egoiskah dia yang mengutarakan apa yang ada di hatinya sementara di sana pria impiannya sedang tersenyum bahagia dan bermesraan dengan wanita yang lebih cantik darinya ..
Ah jadi ini rasanya kalah sebelum berperang ya, ternyata sakit .. lebih sakit dari yang ia bayangkan, sangat sakit lebih dari saat ia memendam perasaannya ..
~ Tes .. Tes .. Tes ~
Rintik hujan yang awal hanya jatuh perlahan dan tidak deras, kini berubah menjadi deras dan membuat Della tersenyum dalam tangisnya ..
"Jadi langit mengerti perasaanku yah, syukurlah aku tidak akan terlihat menangis di hadapannya .. syukurlah aku bisa menangis sepuasku, syukurlah setidaknya aku bisa tersenyum karena aku menyukai hujan, terimakasih hujan" batin Della sendu
Della tidak beranjak dari posisinya, ia tersenyum dan tetesan air mata membasahi pipinya dan ia hanya mengusap lengannya agar ia merasa tenang sedikit karena sekarang tubuhnya mulai bergetar ..
Entah karena dingin, entah karena hati nya yang membuncah, entah karena rasa sakit yang sangat menyesakkan ..
~ Mah, sakit .. hati Della sakit mah ~
Kalimat itu seakan berputar di otaknya, ia terluka lagi dan lagi seperti ini ..
Bibir Della mulai membiru dan bergetar tanda ia semakin rapuh dan kedinginan, ayoklah ! Della hanya memakai seragamnya tanpa jas hujan atau payung di atasnya bagaimana ia tidak kedinginan ..
Terlebih hujan semakin deras hanya menyisakan rasa sakit yang semakin menekan tubuh dan hatinya ..
~ Hening ~
Entah otaknya yang bermasalah atau bagaimana yang jelas sekarang ia tidak bisa merasakan hujan di tubuhnya ..
Della pun mendongakkan kepalanya dan ia sejenak terkejut melihat pria impiannya menjadikan jaketnya sebagai pelindung kepala Della agar tidak membuatnya kedinginan ..
"Nuanda" lirih della
Nuanda hanya tersenyum dan menatap Della lembut, ia tau gadis di hadapannya habis menangis tapi ia tak mengerti mengapa Della bisa menangis seperti ini di bawah hujan ..
"Kenapa Hujan-Hujanan del, kamu bisa sakit tau .. kamu mau masuk RS lagi hmm" ucap nuanda lembut
Della tersenyum hingga gigi gingsulnya terlihat, ia merindukan pria-nya ..
Bolehkah ia mengklaim nuanda miliknya, ah rasanya tidak mungkin ya ..
"Aku bahkan jauh lebih sakit melihatmu di sana dengan wanita lain nuanda, aku hanya sakit karenamu sadarkah kau ? Sadarkah kau betapa aku menginginkan perasaanmu" batin Della sedih
KAMU SEDANG MEMBACA
Rain ☔
JugendliteraturHujan indah dengan caranya sendiri, mungkin ia terlihat tidak berguna dan sebagainya .. Tapi hujan turun untuk membuat semuanya tetap hidup, pernahkah terpikir bagaimana rasanya hidup tanpa hujan 😮 Mungkin hanya segelintir orang yang berfikir seper...
