A Trip
Chapter 1
"Apa yang kau bawa?" tanya Jimin pada Jungkook yang terlihat tengah mengemasi beberapa barangnya.
"Hanya beberapa keperluan biasa, game dan yah ..." jawab Jungkook santai. Jimin menyandarkan tubuhnya ke dinding dan menatap koper Jungkook.
"Perasaanku agak kurang enak tentang liburan ini," ucapnya diiringi dengan helaan napas pelan. Jungkook menatap Jimin sebentar dan melanjutkan kegiatannya.
"Kau hanya khawatir pada hal yang tidak perlu kau khawatirkan." -Jungkook. Jimin mengusap tengkuknya pelan, Jimin berjalan keluar dari ruangan Jungkook dan menghampiri member lainnya yang sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing. Semuanya sibuk berkemas, Jimin duduk di sofa dan memegangi dadanya.
"Kau baik-baik saja?" tanya Hoseok yang melihat Jimin yang terlihat memikirkan sesuatu.
"Ah, Hyung, tidak apa-apa... aku hanya memikirkan sesuatu yang seharusnya tidak kupikirkan." Jawab Jimin. Hoseok memegang pundak Jimin pelan.
"Masa promosi kita sudah habis, kau tahu maksudnya?" tanya Hoseok. Jimin mengernyit bingung, ia tak mengerti apa hubunganya promosi selesai dengan liburan mereka kali ini. Hoseok menepuk kedua pundak Jimin agak kuat.
"Ini adalah waktu liburan, jadi senanglah!" semangat Hoseok. Jimin menghembuskan napas berat dan mengangguk.
"Baiklah Hyung, terima kasih." Ucap Jimin pada akhirnya. Hoseok mengacak rambut Jimin dan berlalu.
"Ayolah Park Jimin! Jangan memikirkan hal yang buruk-buruk." Gumam Jimim sembari menampar wajahnya agak kuat dan cepat. Yoongi yang lewat hanya menatap Jimin sebentar dengan mengernyitkan keningnya.
"Kau mau kubantu menampar wajah itu?" tawar Yoongi santai. Jimin yang mendengar itu hanya memperlihatkan cengirannya. Yoongi langsung berlalu begitu saja.
Setelah selesai berkemas, mereka semua berkumpul di ruang tengah. Namjoon membagikan pasport mereka masing-masing.
"Karena kita pergi tanpa Manager Hyung-nim, jadi ayo jangan terlalu lama berpisah nanti disana, jangan terlalu keluyuran-"
"Kau seperti orang tua saja" potong Seokjin ketika Namjoon memulai kutbah(?) nya.
"Aku ini Leader, Hyung. Kalian semua adalah tanggung jawabku." Ujar Namjoon dengan wajah agak kesal.
"Whoaaaa..." sorak yang lainnya, Namjoon langsung memegangi kepalanya yang tidak pusing.
"Tapi, kenapa manager Hyung tidak ikut? Manager kita sebelumnya bahkan mau bergabung dengan kita." -Jungkook
"Dia punya kehidupan pribadi yang butuh liburan juga dan terbebas dari kita." Jawab Yoongi enteng.
"Manager sebelumnya bahkan mau ikut kemanapun kita," cemberut Jimin
"Kau pikir mereka orang yang sama?" ketus Yoongi sinis.
"Sudah, sekarang kita semua istirahatlah, besok pagi kita akan langsung berangkat." -Namjoon
"Nee!" Sahut mereka langsung membubarkan diri dan masuk ke kamar masing-masing.
---
7:35 KST
ICH Airport
"Jimin-a, gwenchana? Kau tampak agak kurang baik," khawatir Namjoon yang melihat Jimin tampak kurang sehat. Jimin menggelengkan kepalanya pelan.
"Aku baik-baik saja, hanya memikirkan beberapa hal saja." Jawabnya
"Yakin?"
"Yah, aku yakin Hyung."
KAMU SEDANG MEMBACA
[BANGTAN TERROR]
HorrorKumpulan Cerita Horor Oneshoot/Chapter BTS. [Brothership-Bromance Thanks for support #41 [Horor/8-7-2018] #72 [Thriller/8-7-2018]
![[BANGTAN TERROR]](https://img.wattpad.com/cover/94752452-64-k971909.jpg)