Thirteen

5.5K 535 23
                                        

Wanita itu tampak lelah. Namun ketika mendengar jika kedua cucunya akan datang membuat lelahnya hilang begitu saja. Senyumannya terbentuk ketika melihat sebuah mobil yang begitu familiar dihadapannya. Terparkir rapi di depan rumah.

"Nenek!!"

Dan suara gadis dengan sebuah boneka di pelukannya itu membuatnya kini beranjak. Merentangkan kedua tangannya untuk menyambut cucu menantunya itu.

"Jisoo, nenek merindukanmu."

"Aku juga merindukanmu, nenek."

Jisoo melepas lebih dulu pelukannya. Tersenyum pada Nenek yang membalas senyumnya.

Lalu pandangannya beralih pada Taehyung disana yang kini telah menarik dua koper di tangannya dan mendekat pada keduanya.

"Cucuku yang tampan semakin tampan setelah menikah." Lalu beralih pada Jisoo. "Kau juga bertambah cantik setelah menikah."

Jisoo maupun Taehyung hanya tersenyum mendengarnya.

"Sudahlah, ini sudah sangat malam. Nenek akan tunjukkan kamar kalian."

Jisoo mengangguk. Merangkul lengan sang Nenek dan masuk lebih dulu. Dimana Taehyung hanya mengikuti keduanya di belakang dan menutup pintu rumah.

"Sejak kapan kau mempunyai boneka itu?"

"Ini?" Jisoo menatap pada boneka yang masih berada dalam rangkulannya. "Jennie yang memberikannya."

"Temanmu yang sering kau ceritakan itu?"

Jisoo mengangguk menjawabnya. "Bagaimana? Bukankah dia sangat lucu?"

"Tentu saja. Apa kau mau nenek belikan boneka lain nantinya?"

"Tidak perlu, nenek. Ini saja sudah cukup."

Perbincangan keduanya berakhir setelah sampai di depan pintu kamar bagi pasangan itu.

"Ja, istirahatlah. Jika kalian butuh sesuatu, kalian bisa ambil sendiri."

"Ne. Nenek juga istirahat. Maaf karena aku dan Taehyung mengganggumu malam-malam begini."

"Eyyy, kau berlebihan, sayang. Kalau begitu, nenek tinggal kalian disini, hmm?"

Keduanya mengangguk. Bersamaan dengan sang Nenek yang kini berlalu meninggalkan keduanya.

"Kemarikan kopernya. Aku akan meletakkan barang-barang kita."

Taehyung tak langsung menurutinya. Berjalan lebih dulu melewati Jisoo. Masuk ke dalam kamar mereka dan meletakkan begitu saja kedua koper itu sebelum akhirnya merebahkan dirinya di atas tempat tidur yang ada di kamar itu.

Jisoo menghela napasnya. Menutup pintu kamar dan meletakkan boneka yang sedari tadi ia peluk untuk ia letakkan di dekat pria itu.

Baru saja Jisoo akan beranjak, sebuah tangan kini menariknya. Membuatnya kini jatuh terduduk di atas tempat tidur itu.

"Besok saja membereskan barangnya. Kau pasti lelah."

Kedua mata Taehyung yang tertutup kini terbuka. Meletakkan boneka yang sebelumnya berada di sampingnya kini pada sebuah kursi yang tak jauh darinya. Lalu menarik Jisoo agar ikut berbaring dan memeluk gadis itu dengan cepat.

"Tidurlah. Aku akan memelukmu sehingga kau tak akan takut lagi."

Jisoo tersenyum dalam pelukan itu. Membalas pelukan Taehyung padanya.

"Tapi, aku ingin memeluk bonekaku."

"Oho, sejak kapan kau menyukai memeluk boneka daripada aku, hmm?"

Dear, LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang