Jatuh hati adalah hal yang tidak mungkin bagiku apa lagi untuk mencintai rasanya mustahil sekali bagiku. Aku hanya memikirkan dendam ku saja masalah percintaan tidak pernah menjadi pikiranku selama ini.
Membelah jalanan dengan 6 mobil mewah, Ray sengaja memilih rumahnya yang lain ia takut membuat adiknya merasa tidak nyaman karna ada teman-temannya dirumah. Hanya saja jaraknya cukup jauh dari kantor kerumah itu, hari sedang berpihak padanya jalanan saat menjelang malam tidak macet, banyak orang-orang memilih berjalan dimalam hari karna cuaca mendukung untuk berjalan kaki, memikirkan itu seharian ini dia lupa mengabari kekasihnya, merogoh saku celana dan mengambil ponselnya kemudian terdapat notif masuk
'5 panggilan tidak terjawab"tulisan yang tertera.
'Shit' umpat Ray dengan memukul setirnya. Ia menelfon kekaksihnya dan mendekatkan ditelinganya itu.
Tidak ada jawaban.
Tidakadajawaban.
Ray tetap menelfon kekasihnya, berulang kali tetap tidak ada jawaban. Menelfonnya sekali lagi, dan sangat berharap kekasihnya itu mengangkat telfon darinya.
"Hallo?"ucap Jenni dari sebrang sana dengan suara lembutnya
"Ray? Apa kau disana?"tanya sang kekasih kembali, Ray jadi merindukannya.
"Ray kenapa diam saja?" Ray langsung sadar akan suara Jennifer yang berasal dari sebrang telfon
"Ya baby, maaf aku baru mengabarimu, sejak tadi aku meeting bersama rekan bisnisku dan lupa memberimu kabar, tolong maafkan aku baby"ucap Ray dengan nada menyesal
"Tidak apa-apa Ray. Aku mengerti, kau berada dimana sekarang?"
"Aku sedang menuju arah pulang, dan aku membawa temanku sekaligus adalah rekan bisnisku tadi"jawab Ray dengan lembutnya
"Oh yasudah, kau menyetir saja dulu jika sudah sampai rumah jangan lupa hubungi aku lagi"
"Baiklah sayang, see you later baby"ucap Ray, dan Jennifer mengiyakannya dan memutuskan sambungan secara sepihak. Ray melajukan kembali mobilnya dengan tenang menuju mansionnya.
Hanya Justine dan Christian menjemput terlebih dahulu kekasihnya, Taylor pun sama menjemput Kate diapartmentnya.
Setiba di mansion, Raymond, Arnold dan Joseph memasuki perkarangan rumah yang luas dan megah.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Terdapat kolam renang dibagian halaman depan. Taman menjadi sampingnya untuk mempertambah keindahahan suasana rumah, benar-benar sangat mewah.
Mereka bertiga masuk bersamaan dan duduk diruang tamu nan mewah, salah satu ruangan yang terdapat di Rumah itu. Tidak heran lagi bagi Joseph dan Arnold untuk melihatnya, Karna mereka berdua pun sama seperti Raymond memiliki materi dan fisik yang sempurna.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.