CHAPTER 3

1K 55 7
                                    

Hica POV

"Hukuman kalian adalah... "

Ucapan kepala sekolah alias Miss Selis selalu saja menggantung dan penuh akal licik

"Miss.. berhentilah bermain tebak-tebakan, kami bosan nih"ucap Beni sudah tidak sabar

"Iya Miss juga bosan, tapi Miss bingung mau kasih hukuman, Apa? "Ucap Miss selis

"Ya, kalau bingung. Lebih baik hukumannya dibatalkan saja, iya enggak Ben "ucap Pedro mendapat anggukan dari Beni

"Tidak bisa begitu!! "ucap Miss Selis tidak setuju

"Lalu gimana ini, Miss "ucapku

"Bagaimana kalau dance? "Ucap pangeran entah itu pangeran siapa?

"Theo Velic Agmar Aaron, salam kenal"ucapnya membungkukkan badannya

"Oh... Oke, dan bisakah anda tak membaca pikiran orang lain? "Ucapku dia hanya memasang wajah datarnya

Ais... Nyebelin banget sih batinku taklupa aku memblok pikiranku supaya tak ada yang membaca pikiranku

Hy.. Ca lama enggak ketemu ya

Ucapa seseorang dipikiranku

"I.. I.. Ila"gumamku pelan

Haha... Masak kaget sih?

Ini beneran lho kan ila

Ya iyalah, emang orang lain

Ya kan udah lama banget kita enggak bicara jadi ya, gitu deh

Ih... Kok sama wolf sendiri jutek amat

Sorry ila, tapi lho tau sendirikan gue gimana

Iya, iya udah ya mau bobok dulu, bye

Untung wolf diri kalau, tak udah gue bunuh

Ucapku mengakhiri mind-link

"Em.. Miss emang enggak ada yang lain gitu"tanya Nina hati-hati

"Tidak dan tidak ada, jadi lakukan"ucap Miss Selis

"Baiklah, Vira, Hica, Nina dan Mutia dance dan aku akan bersama Lia nanti, oke"ucap Nika diangguki oleh teman-temannya

"Oke sana hus~ hus~ "ucap Miss Selis mengibas -ngibaskan tanganya

"Emang kami kucing Miss"ucap Nina kesal

Mereka pun, pergi kebelakang panggung untuk menganti pakaian dengan pakaian yang telah disediakan

"Kira2 kita dance apa ya? "Ucap Mutia

"Udah lebih baik yang ini saja.. "Bisik Vira

"Bagaimana? "Lanjutnya

"Okelah, yang penting udah kita pelajarin"ucap Hica santai

"Oke lets go. Kita buat mereka tak berkutip seikitpun"ucap Nina

"Itu sih, mau lo supaya Pedro tambah kelepek-kelepek ama lo"ucap Mutia

"Hehe.. Tau aja lo"ucap Nina sambil cengegesan kagak jelas

"Ya udah ayo"ucap Hica

Mereka pergi kedepan panggung. Lalu musik dimainkan

CRYSTAL ACADEMY Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang