Part 7 (Hermione)

258 26 9
                                        

When I See You Again it's MINE!!

Warning: typo(s), gaje, jelek, absurd, tidak memakai EYD, nggak nyambung, alur kecepetan and other

Rated: 15+

Genre: Romance & Friend

Happy reading, guys!

OoOoOoOoOoOoOo

Hermione masuk ke apartemen sambil membanting pintu depan. Dia berjalan dengan menghentakan kakinya keras untuk melampiaskan kekesalannya.

'Apa-apaan dia. Seenaknya muncul dihadapanku dan langsung menciumku? Sial!' batin Hermione kesal.

Hermione segera masuk kamar mandi untuk mencuci muka sekaligus bibirnya agar tidak tertinggal jejak ciuman Draco. Hermione menggosok-gosoknya dengan kasar. Dia melihat pantulan dirinya di cermin lalu menghela nafas lelah.

"Kenapa harus ketemu lagi sih?" gumamnya.

Hermione langsung melucuti bajunya dan menyalakan shower untuk membersihkan badan dan menyegarkan pikiran yang berkecamuk dikepalanya. Setelah selesai mandi dan berganti pakaian dengan piama tidurnya, Hermione menuju ke dapur untuk menyeduh coklat panas.

"I'm home."

Hermione membalikkan kepalanya dan melihat Elsa masuk ke apartemen dan berjalan langsung ke kamar tanpa melihatnya. Hermione mengidikkan bahunya melihat tindakan Elsa. Niat Hermione membuat satu cangkir coklat menjadi dua cangkir yang siapa tau bisa menjernihkan pikiran Elsa yang sepertinya sedang kalut. Hermione membawa dua cangkir coklatnya menuju kamar Elsa, mengetuknya dan masuk kedalam.

'Lho? Kosong? Ah mungkin masih dikamar mandi,' batin Hermione saat mendengar gemericik air dari arah kamar mandi.

Setelah Elsa keluar dari kamar mandi, ia disambut dengan Hermione yang duduk di ranjangnya sambil sesekali meminum coklat panasnya.

"Hai El. Nih, aku buatin coklat panas buatmu. Ku pikir kau sedang banyak pikiran." Elsa langsung duduk di sebelah Hermione dan menyandarkan kepalanya di pundak Hermione.

"Thanks Mione, aku memang lagi banyak pikiran. Tadi aku bertemu teman lamaku. Dan kami sempat membicarakan masalah yang sangat tidak ingin aku bahas," ucap Elsa.

Hermione menyerahkan cangkir coklat panas yg dia buat untuk Elsa.

"Sudah. Jangan dipikirkan lagi. Mungkin dia tidak bermaksud membuatmu marah. Karena kalian teman lama, dia tidak mempunyai bahasan lain untuk berbicara denganmu El. Jadi dia mengambil kejadian masa lalu kalian."

"Kau benar. Mungkin dia tidak bermaksud menyebalkan." Hermione mengangguk mengiyakan jawaban Elsa.

"So, gimana tadi kamu pulangnya? Diantar Draco, kan?" tanya Elsa memecah keheningan.

"Iya, tadi diantar Malfoy."

"Kenapa kalian saling mengucapkan nama keluarga kalian? Kenapa bukan nama depan? Bukannya kalian teman lama?" tanya Elsa heran.

"Kita sudah terbiasa menyapa dengan nama keluarga kita masing-masing," jawab Hermione.

"Berapa lama kalian berteman?" Elsa memulai sesi introgasinya untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya.

"Kita tidak bisa dibilang teman. Dulu kita hanya saling kenal. Karena kau tau lah, aku tidak mungkin bergaul dengannya yang saat itu jadi ketua genk biang kerok." Hermione mengehela nafas.

"Jadi dia seorang badboy? Ah, sudah kuduga. Tingkah tengilnya dia pasti bawaan dari kecil."

"Terus kenapa kalian bisa saling kenal padahal lingkungan pertemanan kalian berbeda?" Pertanyaan Elsa ternyata tidak berhenti sampai situ.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Aug 08, 2018 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

When I See You AgainTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang