Bass memoleskan sedikit lip balm pada kedua belah bibirnya, tersenyum ketika merasakan sepasang lengan kekar melingkar dipinggangnya.
"Baby, sudah mau pergi?" tanya sang pemeluk, suara berat khas bangun tidurnya membuat anak berpipi bulat itu terkekeh.
"Iya Phi" jawab Bass, menepuk-nepuk tangan besar kekasihnya dan menatap Godt yang masih terpejam dengan kepala bersandar pada pundaknya melalui cermin didepan mereka saat ini.
"Heummm" lirih Godt, mengusap hidunya diperpotongan leher yang lebih kecil, menghirup aroma segar tubuh sang kekasih sehabis mandi.
"Phiii geli" protes Bass, mengoyangkan pundaknya untuk menghentikan aksi pria besar dibelakangnya.
"Phiii mau mandi atau Bass berangkat sendiri?" tanya Bass lagi setelah tau bahwa tindakannya tidak akan berhasil menghentikan makhluk setengah mesum yang sialnya adalah pemilik hatinya itu.
Godt mengangkat kepalanya malas, menatap wajah merajuk Bass dengan bibirnya yang maju 1 senti.
CUP
Tak kuat untuk tidak mencium pipi kenyal kesukaannya.
"Baiklah-baiklah Phi mandi my princess"
Bass tersenyum lebar "anak baik" jawabnya, memutar tubuhnya dan menepuk kepala Godt.
Yang lebih besar menyeringai "Kalau begitu anak baik ini minta hadiah"
"Huh?"
Dengan cepat Godt menarik pinggang Bass, membuat yang lebih kecil masuk dalam dekapannya.
"MPHHH"
Godt menyesap bibir kesukannya, menggigit gemas dan memasukkan lidahnya kedalam mulut hangat Bass.
"Nhhh ahhhh" desahan Bass membuat Godt hilang akal
"Cpkk cpk"
"Shhh Phiiii"
"Mmmnhhh"
"Cpkk Cpkk nhhh"
Plop
Suara belah bibir yang terpisah itu membuat Bass menghirup udara rakus
"Hah hah hah Phiiii"
Godt tertawa "Terimakasih hadiahnya sayang" mengedipkan sebelah matanya dan masuk dengan langkah lebar kekamar mandi sebelum kekasih imutnya melepar sesuatu kearahnya.
"PHI MESUMMMM!!"
.
.
.
.
.
.
Ini sudah 1 bulan aktivitas moon dan star dilaksanakan, berbagai pelatihan, pembelajaran, tes, dan pemotretan, sudah dilalui oleh para peserta, tak terkecuali anak berkulit putih ini.
"Sudah sampai sayang"
"Sebentar Phi"
Godt memandang Bass datar, ia cukup jengah sedari tadi melihat kesayangannya selalu merapikan penampilannya. Entah itu rambut, wajah, pakaian, atau sepatu yang dikenakannya. Tidak sadarkah Bass dirinya sudah sempurna? Bahkan hanya dengan memakai kaus kebesaran, celana pendek, dan rambut berantakan sudah membuat Bass terlihat mempesona. Uhh membayangkannya saja sudah membuat Godt menelan ludah.

YOU ARE READING
My Innocent Bass
FanfictionGod bersyukur mempunyai kekasih mungil imut yang membuat hidupnya lebih berwarna. Namun disatu sisi ia juga harus menghadapi banyak saingan yang ingin menarik perhatian Bassnya, terlebih kepolosan Bass yang membuat God frustasi. Bagaimana God menjag...