Dalam mengayuh sepeda ada kalanya kita melewati perjalanan yang begitu menyenangkan, menikmati perjalanan dengan pemandangan yang indah, jalan yang mulus dan suasana yang membahagiakan. Namun ada kalanya kita dihadapkan dengan rintangan yang menyebabkan kita terjatuh, berada di kondisi yang sempit dan harus berhenti sejenak untuk bangkit kembali demi melanjutkan perjalanan. Ya begitulah cerita dalam sebuah perjalanan.
Dalam mengayuh sepeda, setiap orang memiliki kemampuan dan pengalaman yang berbeda, ada Ia yang kuat dan berpengalaman dalam menghadapi rintangan yang dihadapi, ada Ia yang mudah terjatuh ketika menghadapi rintangan, ada Ia yang sulit bangkit ketika sudah terjatuh dalam menghadapi rintanga dan adapula Ia yang mudah untuk bangkit ketika menghadapi rintangan ditengah perjalanan.
Selain itu dalam sebuah perjalana, ada kalannya kita akan menemui orang lain yang akan membersamai kita dalam mengayuh sepeda untuk menuju tujuan yang sama. Bagi orang yang masih belajar mengayuh sepeda, beruntung ketika Ia akan ditemani oleh orang lain yang mengajarkannya cara mengayuh sepedanya hingga Ia pandai mengayuh sepedannya sendiri dan sebagian lainnya ketika telah pandai dalam mengayuh sepedannya, Ia akan berusaha untuk membimbing orang lain yang sedang belajar mengayuh sepedanya untuk berbagi kebermanfaatan.
Dan pada akhirnya, kita semua akan memiliki pasangan untuk bersama mengayuh sepeda menuju tujuan yang sama-sama diimpikan, karena dengan mengayuh sepeda bersama, rintangan yang dihadapi juga akan ditanggung bersama, begitu pula saat terjatuh menghadapi rintangan, kita akan lebih mudah bangkit saat dua orang berusaha bangkit dari rintangan, selain itu tentu saja akan jauh lebih menyenangkan ketika kita memiliki teman berbagi cerita dalam perjalana menuju ke tujuan yang diinginkan.
Namun sebelum itu semua, kita harus memahami bahwa tidak semua orang mau mengayuhkan sepedannya, ada diantara kita bahkan yang memilih untuk tinggal dan tidak melakukan perjalanan kemanapun, selain itu ada juga diantara kita yang mengayuh sepdanya tanpa arah dan tanpa tujuan yang jelas. Dan tentu saja ada diantara kita yang memilih untuk berhenti mengayuh dan menyerah dengan rintangan yang sedang menghadang.
Namun, seberat apapun rintangan yang kita hadapi, pastikan untuk terus bergerak menuju tujuan dan menikmati segala dinamika di dalam perjalanan. Karena hidup adalah sebuah proses cerita yang seharusnya dinikmati sebagaimana mengayuh sepeda yang merupakan proses dalam menjaga iman dan taqwa, rintangan adalah setiap ujian yang datang, terjatuh adalah proses futur lemahnya iman, bangkit adalah proses menuju tingginya keimanan, belajar mengayuh adalah proses dalam menuntut ilmu, mengajarkan orang lain untuk mengayuh adalah menebar kebermanfaatan, hingga sampainya kita ke tujuan akhir ialah saat kita menginjakkan kaki di Surga.
Kayuhlah sepedamu, carilah teman terbaikmu untuk menemani dan nikmati perjalanannya. Hingga suatu saat engkau akan sampai ke tujuan akhir untuk beristirahat dan mensyukuri segala kisah disepanjang perjalanan.
KAMU SEDANG MEMBACA
HIJRAH STORY
Spiritual"Tiada yang lebih indah dalam hidup seseorang dari dirinya yang sedang disapa hidayah, dan berjuang untuk berhijrah" (Akbar, 2015). Kumpulan kisah inspirasi, penyejuk hati, bagi jomblo yang syari
