WARNING, ADA Little 18+
HOMOPHOB GO EWEY
Setelah kejadian khilaf itu, Jojo tidak pernah chat Onik, onik saja yang selalu nanya keberadaan Jojo, itupun dia balas dengan sekedar "baik" atau "tidak" aja. Kalau main bareng dia selalu nyari pasangan yang lain, kalau bukan ihsan, pasti ama yang lain. Pokoknya dia berusaha untuk menghindari Onik dulu. Seperti sekarang ini, jojo lagi berbincang dengan coach lain, Onik tiba2 datang nyamperin dia, malah ga say hi ke coach itu.
"Jo, kamu udah makan tadi? Loyo banget kamu" tanya Onik khawatir.
"engga kok, lagi malas main aja." Balas Jojo singkat.
"temenin aku makan yah, ga ada tapi-tapian."
"ogaah, ajak aja yang lain."
"aku maunya kamu, bukan yang lain."
"temenin aja Jo, masa iya sahabat gamau temenan gitu" coach Hendry tiba-tiba nimbrung.
"Hmm, iyadeh" akhirnya Jojo mengiyakan, mau gamau kalau coachnya udah bicara terpaksa diikutin. Alhasil sekarang dia lagi di mekdi, walaupun Dalam hatinya jojo itu seneng banget bisa jalan sama Onik, tapi melihat kembali videonya dengan Irah kemarin bikin dia blingsatan kayak setan pengen nimbruk Onik.
Ya salah onik kan?
"kamu lagi ga enak badan?" tanya Onik memulai pembicaraan.
"engga kok"
"Kamu kenapa diam terus dari tadi, kalau kamu ada masalah bilang aja, cerita sama aku"
"Engga kok" Jojo diam seribu Bahasa, dia sudah capek melihat tingkah Onik yang perhatian ini, padahal dia nikmat banget kemarin ngwee sama Irah.
"Tru-"
"kamu mau makan atau ngintrogasi gua hah?!" bentak Jojo, akhirnya dia bisa ngelampiasin amarahnya.
"i-iya, aku makan kalau gitu" Onik kaget melihat Jojo ngebentak dia dan memilih untuk diam. Jojo kasihan sebenernya melihat Onik jadi takut gitu. Jadi menggemaskan mukanya.
"Aku ga papa, aku lagi kebanyakan mikir sesuatu, kamu ga usah khawatir. Makan yang banyak, pulang aku antar ya" Jojo akhirnya luluh dan menguyel pala Onik. Mereka akhirnya makan dalam diam.
Tiba-tiba hape Onik bunyi, tapi Onik lebih memilih untuk mematikannya.
"Siapa?" tanya Jojo penasaran.
"hah? Bukan siapa-siapa"
"siapa?" suara Jojo mulai membesar.
"I-irah" Onik kalap lagi kalau Jojo ngebentak dia.
"Oh, telpon ulang aj, siapa tau dia kangen" balas Jojo ketus, dan Onik mengikuti arahan Jojo saja daripada disembur lagi.
"halo sayang, kamu dimana?" suara irah diseberang sana.
"SPEAKER" kata Jojo poenuh penekanan dan Onik langsung memencet tombol speaker di hapenya.
"Sayang?" panggil Irah lagi.
"hah? Aku lagi jalan sama temen, kenapa emang?"
"Temenin beli buku dong" pinta Irah
"Kenapa ga pergi sendiri aja? Atau suruh temen kamu temenin." Balas Onik Malas.
"ya karena aku maunya sama kamu, mau yah?" melas Irah
"Tapi-"
"kalian pergi aja, ntar aku antar kamu pulang, trus antar kamu ke mall" potong Jojo cepat. Mau gimana lagi kalau nasi sudah jadi buburkan?
KAMU SEDANG MEMBACA
Anthan
RomansaAnthony Aku yang salah sudah nyia-nyian perasaan ini Jojo Kamu pantes dapetin yang terbaik kok ANGSAT Story for JOTING
