Ketika hati tertutup kelabu cinta
Ketika itu juga, Kau sucikan
Jernih, bagai embun yang tertidur
Kau buka ia, sang hati pemuram
Dengan-Mu, Kau kenalkan dia
Serta tatap pertama, Kau izin kan leluasa
Menatap, merekam, dalam ribuan ingatan
Cepat bagai kilatAku mengalah, menyerah
Kau datangkan dan alihkan
Senyumnya yang teramat tersirat
Yang menjebakku terjerat
Dalam benih-benih yang bersemburatAkulah, bak perekat
Tak mudah jatuh, untuk melekat
Tak mudah sirna, untuk yang terlekat
Tapi Sang Kuasa berkehendak, aku bisa apa?Yang membiarkanku larut, dalam rasa tulus
Yang menelantarkan, kepedihanku
Yang menertawakan, parit perinduku
Yang menaburkan, gejolak rasa padaku
Dan, yang menuliskan, skenario-kuKetika pahatan indah itu datang
Kau datangkan rasa takut
Yang tak semestinya, ku takuti
Lahirlah aku, gadis penakutBersembunyi, berusaha menutupi
Agar tak dicari-cari, dan tak diketahui
Tak dipeduli, tak juga diminati
Tapi, spekulasi, prediksi, ataupun ekspetasi
Tak luput dari drama-drama kecil
Yang tertawa geliMempertajam, menghujam, membinasakan
Hingga merusak, mengusik sanubari
Kini adalah, kala yang tak bisa dihindariKini ku, kan terus bertahan
Meratapi, dipenghujung kata
Menelantarkan pahit, yang tak tertahankan
Dalam detik nadiku
Dalam atom terkecil tubuhku
Terus berharap, tanpa jeda sang koma
Dari kepastian, yang membiruDia, rajutan kata
Yang teruntai, satu demi satu
Menghujatku, lemah gemulai
Melabrakku kasar
Dengan jangkar dari kapal
Membiarkanku tenggelam, lebam
Terjerembab bersama hinaMemperkejam dari pembunuhan
Sadis, mendustakan kepercayaan
Hingga terlukai, rapuhnya hati
Tak berdosaAku, kini
Tersalahkan dan disalah-salahkan
Mengapa?, haruskah ku bertanya?

KAMU SEDANG MEMBACA
Sebuah Sesal Dan Luka
Randomjika mata tertegun oleh senja, bisakah kau mempercayainya? jika kejujuran terpaku oleh bintang, bisakah kau mengaguminya? dan jika sang hati mengadukan nasibnya, bisakah kau menerimanya? jika matahari menolak, aku tak peduli. jika pluto lenyap karen...