Amnesia

1.1K 110 4
                                        

Cast: Jeno

"Ughh Dokter, kepala saya sakit!"

"Apakah anda berusaha mengingat? Saya sudah menyarankan untuk tidak memikirkan hal yang berat dan istirahat saja."

"Baiklah dok. Ughh."

"Anda masih mengalami Amnesia. Yang paling penting adalah membuat kondisi anda stabil terlebih dahulu."

Jeno berbaring perlahan di atas tempat tidur sambil memegangi kepalanya. Dia mengalami kecelakaan parah, dan badannya dipenuhi oleh luka memar. Walaupun tangan dan kakinya tidak patah, tapi kepalanya sakit.

Keluarga merawat Jeno dengan tulus, tapi yang menjadi masalah adalah lama-lama dia lupa dengan dirinya sendiri.

Dia masih bisa mengingat keluarganya, tapi kepalanya menjadi sakit kalau dia berusaha mengingat nama atau siapa dia sebenarnya, dan alasan dia bisa mengalami kecelakaan seperti ini.

Keluarganya juga sudah bertanya kepada dokter cara pengobatannya, tapi dokter hanya menyuruhnya untuk beristirahat.

"Kenapa aku bisa terluka seperti ini? Apa yang sebenarnya terjadi padaku?"

Kadang dia melihat ke arah ibunya, tapi ibunya menunjukkan ekspresi wajah bingung sambil menghindari tatapan mata Jeno.

Saat itu, tiba-tiba suara diluar sangat berisik dan mendengar suara suster yang terburu-buru.

"Ah, jangan! Jangan masuk kedalam! Ini gawat dokter! Wartawan diluar terlalu banyak, jadi tidak bisa ditahan lagi." Kata seorang suster.

"Saat ini, mereka tidak boleh bertemu dengan Jeno dulu! Hal ini harus ditahan!" Balas dokter.

Teriakan putus asa dari dokter pun sia-sia. Pintu terbuka dan segerombolan wartawan yang memegang kamera masuk kedalam. Dengan lampu blitz menyala, wartawan memberondong Jeno dengan serangan pertanyaan.

"Jeno, anda mengalami kecelakaan parah, bagaimana kondisi anda sekarang?"

"Jeno, bagaimana perasaan anda sekarang?"

"Anda selamat setelah jatuh daru tebing. Bagaimana perasaan anda setelah kecelakaan itu?"

Mendengar pertanyaan wartawan, kepala Jeno semakin sakit dan mau pecah.

"Tebing? Ughhh! Kepalaku!'
Perlahan didalam kepala Jeno ingatan berbaur membingungkan

"I...iya. Aku adalah atlet sepeda. Atlet sepeda dunia"

Ingatan Jeno mulai kembali.

"Tidak, Jeno! Jangan sampai ingatanmu kembali!"

Walaupun keluarganya bermaksud menghentikannya, tapi ingatan yang sudah mulai kembali tidak bisa dihentikan.

"Ugghhh! Tebing. Ya aku mengikuti pertandingan sepeda gunung dan aku terjatuh dari tebing. Lalu..."

Jeno tidak melanjutkan kata-katanya. Ingatan yang paling menakutkan.

"Lalu aku jatuh...dan aku...aku mati!"

Jeno terpeleset dari puncak tebing yang paling tinggi dan tajam. Tubuhnya berkali-kali terjatuh dan terantuk batu.

Karena jatuh seperti itu, kesadarannya pun hilang. Jeno yang terjatuh tidak segera mendapat bantuan dari siapapun hingga napasnya berhenti.

Selama mengalami Amnesia, Jeno tidak bisa mngeingat kalau dia sudah mati. Saat ingatan itu kembali, badan Jeno menjadi dingin dan kaki serta tangannya tidak bertenaga.

"Tidak, Jeno! Buka matamu! Sadarlah!"

Walaupun anggota keluarga mengguncang-guncang badannya supaya sadar, tapi badan Jeno semakin dingin dan kaku.

To be continued...

kisah cerita horrorCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang