Beberapa menit setelah Andri dan Dini memadu kasih, tiba2 telpon Andri berdering. Lalu Andri sedikit menjauh dari Dini sambil mengangkat telponnya. Aku tak begitu mendengar apa yang Andri bicarakan ditelpon. Tapi yang jelas Andri harus pamit, harus segera pergi ke suatu tempat katanya, karna ada acara penting. "terserah lahhh, yang penting sekarang giliran gw. Knp ga daritadi aja sih perginya" ucapku dalam hati.
Setelah Andri pergi dari rumah Dini, akupun turun dari lantai atas menghampiri Dini.
Dini : "kok turun tom, kirain betah diatas hahaha"
Aku : "ah lo jahat din, bener2 jahat, kontol gw masih tegang nih gara2 barusan"
Dini : "mana coba sini gw pegang"
Lalu Dini mendekat kearahku, berdiri tepat didepanku dan mulai mengelus2 kontolku. "asikk, beneran dapet juga nih kesempatan kaya gini, gapapa deh sisa, yang penting masih enak" pikirku dalam hati. Cukup lama Dini mengelus2kan tangannya dikontolku. Saat aku sedang enak2nya berfantasi sambil dielus2 kontolku oleh Dini, tiba2 Dini menghentikan gerakannya.
Aku : "kok berenti din?" tanyaku
Dini : "kan gw bilang lo Cuma gw kasih kesempatan buat nonton live, ngga lebih, yang barusan anggap aja bonus dari gw"
Aku : "isshhh pelitnyaaaaa"
Dini : "hahaha"
Waktu sudah menunjukan jam 12, perutku terasa lapar, begitupun juga dengan Dini. Dini memasakkan sesuatu untuk kami makan siang. Ternyata selain dia baik, cantik, jago ngeseks, pinter masak juga ternyata. Akhirnya kami makan berdua siang itu dirumah Dini.
Setelah makan, aku sebenarnya tidak mau membahas ini lagi, tapi aku sangat amat penasaran, akhirnya aku beranikan diri untuk bertanya.
Aku : "din, lo beneran ga mau ngasih gw kesempatan lebih?"
Dini hanya tersenyum mendengar ucapanku.
Aku : "sory din, ga seharusnya gw nanya kaya gitu. Btw udah makin sore nih. Gw pulang ya, lo gapapa kan sendirian dirumah"
Dini : "gapapa kok tom, paling ntr gw minta satpam komplek aja buat nenenin, eh nemenin gw maksudnya hahahaha"
Aku : "sengaja lo ya ngomong disalah2in, pengen gw robek2 deh tuh baju lo" kataku geram. Tidak mau memberi, tapi selalu PHP dari tutur katanya.
Dini : "hahaha ngapain dirobek, kan tadi udah liat semua isinya hahaha"
Aku : "iya deh iya, ya udah gw balik aja ah, sampe bsk ya disekolah"
Dini : "ok tom, thanks ya, hati2 dijalan"
Aku : "iyeeee" ucapku singkat
Saat aku berjalan kearah pintu keluar melewati ruang tv, tiba2
Dini : "tunggu tom"
Saat aku akan menoleh kearahnya, tiba2
Dini : "jangan liat, diem aja disitu kaya patung"
Aku pun menurutinya. "apalagi nih, aku ga mau berpikiran jauh lagi, yang ada kecewa lagi nanti" ucapku dalam hati.
Lalu Dini memintaku menutup mataku. Dini memasangkan penutup mata yang entah itu dia dapat darimana dan entah apa tujuannya. Setelah itu,,
Dini : "nikmatin aja ya tom, ini hadiah dari gw buat lo"
Aku tak bisa melihat apa2 karna mataku tertutup. Tapi yang jelas Dini sepertinya sudah berada didepanku. Ia sedikit menunduk, lalu mengelus2 kembali kontolku yang sedang tertidur pulas karna di PHP-in terus daritadi. Dini membuka resleting celana jeansku dan memelorotkan celana ku dan celana dalamku. Tak butuh waktu lama kontolku sudah tegang karna sekarang Dini menyentuh kontolku langsung dengan tangannya, tanpa dihalangi lagi oleh celana jeans atau celana dalamku.
Aku hanya berdiri tanpa bergerak. Dini mulai mengulum kontolku. Pertama2 secara perlahan dikulum, lalu semakin lama kuluman Dini semakin kencang. Akupun tak bisa menahan mulutku untuk bersuara. "aaahhhh din, enak din, lebih cepet lagi din, enakkk aahhhh" ucapku tak karuan. Dan tanpa sadar aku pun sedikit membantu Dini saat mengulum, karna tanganku memegangi kepala Dini dan ikut menggerak2kan tanganku agar Dini tak melepaskan kulumannya, dan membantu kulumannya semakin kencang.
Aku semakin merasa akan mencapai klimaks, namun sebelum itu terjadi, aku menahan kepala Dini agar tidak bergerak.
Aku : "din, buka ya tutup matanya, pleaseee, gw pengen liat lo nelen sperma gw"
Tanpa bicara apapun, Dini akhirnya berdiri dan membukakan penutup mata yang sedari tadi menutup mataku. Sebelum Dini mengulum kontolku lagi, Dini mencium bibirku. Terus terang itu ciuman pertama dalam hidupku. Aku tak mau kalah, akupun membalas ciumannya. Semakin panas ciuman kami, dan akhirnya Dini melepaskan ciumannya dari mulutku. Dini kembali menunduk, dan melanjutkan kulumannya. Selang tak berapa lama aku mencapai klimaks, aku keluarkan kontolku dari mulut Dini. Lalu kuarahkan kemulut Dini sambil aku kocok2 seperti aku sedang onani (masturbasi) dengan kencang, hingga akhirnya sperma itu keluar dari kontolku, dan masuk kemulut Dini. Nikmat sekali rasanya. Walaupun belum dengan miss v Dini, aku sudah merasa cukup puas telah diperawani kontolku oleh mulut seorang gadis.
Setelah itu Dini dengan telaten dan halus mengelap kontolku dengan mulutnya. Membersihkan sisa2 sperma yang masih menempel dikontolku. Lalu terakhir membersihkan kontolku dengan tisu yang ada disana, dan memakaikan kembali celana dalam dan celana jeansku. "kaya bayi aja dipakein celananya" ucapku sambil tertawa, Dini hanya tersenyum memandang kearahku.
Dini : "itu hadiah dari gw tom, gw juga ga tau itu sebagai hadiah apa, pokoknya gw Cuma mau ngasih lo sesuatu yg berharga, yg ga akan lo lupain seumur hidup lo"
Aku : "makasih din, jelas gw ga akan lupa, ini pengalaman pertama gw dicium sama cewe, juga di oral kontol gw mpe gw klimaks dan puas, makasih banget, gw boleh peluk lo ga din"
Tanpa jawaban apa2, Dini langsung memelukku.
Dini : "gw sayang lo tom, tp gw juga ga bisa ngelepasin Andri begitu aja setelah dia dapet semuanya dari gw"
Aku : "gw juga sayang lo din, gw ngerti kalo emang itu alesannya. Dan mungkin itu jg alesannya lo ga mau ngasih kesempatan memek lo gw cobain, gapapa kalo memang itu Cuma buat Andri, gw ga akan minta atau bahas itu lagi" ucapku sambil tersenyum, lalu kuberanikan diri untuk mencium Dini lagi, Dini pun menyambut ciumanku. Tak lama Dini melepas ciumannya
Dini : "ya udah, pulang sono, udah puas kan lo udah gw bikin klimaks kontol lo hehehe lagian lemes jg gw ngulum 2 kontol sehari hahaha"
Aku : "haha dasar lo, ok deh gw pamit ya" aku pun langsung pulangkerumah dengan perasaan senang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Friend's Diary I
Любовные романыSemua cerita yang kalian baca adalah pengalaman pribadi seorang teman, yang kadang ketika mendengarnya membuatku berfantasi seperti apa kejadian sebenarnya, bahkan juga membuat anuku gatal karna ingin merasakannya. Cerita ini mengandung konten dewas...
