three

733 143 21
                                    

Hella🖑

.
.
.

"Sider? Musnah aja"

.
.
.

Jam terus berputar,
hingga akhirnya bel masuk berbunyi..

pintu kelas terbuka
dan kemudian seonsaengnim-ku, masuk dengan seorang murid


Hmm biar kutebak

Mungkin jimin?..
Cukup masuk akal bukan?

"Jimin? Silahkan perkenalkan dirimu"

Benar dugaanku, dia akan masuk di kelasku? Kulihat jimin menaruh sepasang matanya padaku
bibir tebalnya mulai tersenyum,
kulihat teman temanku menaruh perhatiannya pada jimin..

Bagaimana bisa melepas pandangan darinya
Dengan pesonanya yang seperti itu

Aish ada apa dengan otakmu itu miso

Tapi itu benar adanyaㅠㅠ

"Annyeong haseyo, perkenalkan nama saya park jimin.." ucapnya dengan ramah di sambut anggukan kecil teman temanku..

"baik, jimin mau duduk dimana?" Tanya seonsaengnim setelah jimin selesai memperkenalkan diri

"di sebelah miso"
Aku yang sedang asik menggoreskan pensil di atas kertas gambar,
diam melotot mendengar perkataan yang jimin lontarkan barusan,
Aku menatap sekitarku
teman temanku langsung menatap jimin aneh

Ada apa dengannya? Duduk denganku? Heol.. apa dia serius?

"apa kau yakin?" Tanya seonsaengnim yang terlihat kesal, apapun alasannya kemungkinan besar karena diriku

Bisa kuliat ekspresi jimin mulai bingung
"Apa ada yang salah?"

"Tentu, kau memilih duduk dengan murid tuli yang menyebalkan itu?"
Mata seonsaengnim dengan sangat jelas, tanpa ada rasa bersalah..

"maaf, dengan siapa?"
Tanya jimin lagi untuk memastikan apa yang di dengarnya itu benar

"si tuli"
Hati ini mencoba sabar,
tuli memang panggilanku di sekolah.. memangnya ada apa jika aku tuli? 😔
mencoba melawan?
Aku bukan gadis sekuat baja,
bukan juga selemah benang..
tapi aku tidak ingin mencari masalah..
cukup sudah masalah di hidupku yang membuatku bosan hidup..

"maaf, maksud seonsaengnim apa? Mengejek anak didiknya sendiri? Maaf tapi saya bisa tuntut seonsaengnim ke polisi atas perlakuan  yang semena mena terhadap miso?"

"Yak! apa apaan kamu ini, terserah saya dong! Kamu murid baru aja udah belagu jadi pahlawan ya.
Dia memang tuli!
kalau maumu duduk dengannya silahkan.. tidak usah bawa nama polisi"

Murid murid langsung tersontak kaget melihat kelakuan jimin yang sangat berani, aku hanya terdiam..
jimin lalu berjalan ke arahku dan duduk di sampingku
"Annyeong miso ya~" senyum ramahnya muncul kembali..
Aku hanya membalas dengan senyuman..

📣kring

Bel pulang pun berbunyi,
seperti biasa murid langsung tergesa gesa memasukan barangnya ke tas dan keluar kelas, setelah menahan letih, penat selama berjam jam..

Mengingat kejadian tadi, aku memutuskan untuk berbicara dengan jimin

"jimin"

"Ne?" Sahutnya sambil memasukan buku ke dalam tasnya

"kumohon jangan laporkan guru itu ke polisi"
Ucapku memohon

"memangnya kenapa?"
Tanyanya bingung

"kumohon jangan, untuk kali ini maafkan perlakuannya.. kumohon"
Kali ini aku benar benar memohon,
sama sekali tidak bisa dibayangkan kalau jimin benar benar melakukan hal itu

"baiklah, tapi kali ini saja ya?"
Katanya sambil tersenyum

Akupun menghembuskan nafas lega
Dan terukir senyum di wajahku
"Ne, gomawo jimin"

"Tetaplah tersenyum seperti itu, aku suka"

_________
Jangan lupa vote n vomment yaa ;3
보라해💜

-aeri

First Love Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang