Karya : Origio
Ku buka mata lelahku
Terbangun dari mimpi lelapku
Saat fajar mulai menyingsing
Di ufuk timur
Ku suarakan panggilan rindu
Mentari merentang menuju barat
Terbias hangat menyentuh rasa
Mendayu angin merayu
Pada seuntai asa
Yang entah kemana
Senyuman bergumam di hadapku
Dengan manis berbujuk rayu
Menyentuh keraguan
Pada hitamku
Hati kecilku berbisik malu
Seakan serak
Mendesis
Membisik telingaku
"Aku merindukan senyumanmu
Di satu sisi
Aku ingin melupakanmu
Tapi rasa tak bisa membekam diri
Senyumanmu
Sehangat mentari
Yang hangatkan warugaku
Yang diterpa dingin sinis
Tawamupun sehangat mentari
Sayang
Yang hangatkan jiwaku
Dari dinginnya kekosongan
Kau
Sehangat mentari
Yang hangatkan cintaku
Dari dinginnya benci"
Hatiku berhenti bergumam
Dingin harupun menyelimuti
Kau kini di mana sayang
Aku merindukan dirimu
Yang sehangat mentari..
Kendari, 05/12/2018
KAMU SEDANG MEMBACA
Seuntai Tarian Pena
Poesie"Tinggal jejak yang terukir dengan tinta dari setangkai pena yang terus melambai kepadamu berharap kamu mau mengungkapkan rasamu dengan jejak dari penamu."
