Judul: Manusia Kucing
Cast: Cat!Levi X Human!Reader
Genre: Songfict
Playsong: Alexa Key- Munajat Cinta
****
Malam ini kusendiri, tak ada yang menemani. Seperti malam-malam yang sudah-sudah.
.
.
"Bulannya cantik ya. Malam ini jadi terlihat indah, benar begitu, Neko?" kataku sambil mengelus tubuh kucing hitam di sampingku. Dia kucing yang kubeli dari petshop seminggu lalu dan kuberi nama Neko. Pandanganku lalu beralih, memandang kembali hamparan langit malam yang kini menaungi kami, duduk di rerumputan taman belakang rumahku.
"Ibu memintaku untuk menikah. Aku dijodohkan dengan alasan usiaku. Bagaiman menurutmu, Neko? Aku takut dia bukan pria penyayang, seperti aku menyayangimu Neko-ku," curhatku. Aku memperhatikannya, Neko berpindah ke pangkuanku dan menatapku. Pupil hitam bulatnya tampak menggemaskan dimataku. Aku nyaris ingin memakannya. Oh aku hanya bercanda! Aku mencintai Neko... hanya dia teman yang menemaniku setiap saat. Untuk itulah aku membeli kucing.
"Sejujurnya aku tak suka dengan pria pilihan ibuku. Jika boleh aku ingin bersamamu saja dan menikahimu, andaikata kau seorang manusia, Neko-chan," kataku sembari mengangkat tubuhnya di depan wajahku agar tatapan kami sejajar.
*Hati ini selalu sepi. Tak ada yang menghiasi. Mawar ini semakin layu. Tak ada yang memiliki. Seperti cinta ini semakin pupus.*
**********
*Tuhan kirimkan lah aku, kekasih yang baik hati... yang mencintai aku apa adanya.*
Pukul lima sore aku keluar dari kamar mandi. Kulirik sekilas dan kucingku tampak bersantai di kasur. Langit di luar semakin redup cahayanya, kututup tirai jendela besar di kamarku kemudian melangkah ke depan meja rias.
Tapi, aku sentak tertegun, saat pandanganku melihat bayangan seseorang di cermin dan seketika aku menoleh ke belakang. Kupikir tadi aku berhalusinasi, namun seorang pria tiba-tiba ada di kamarku. Terdiam di sana dan menatapiku. Kesadaranku semakin menguap saat kusadar hanya menggunakan handuk tanpa apapun. Bahkan aku beringsut mundur. "Siapa kau?! Kau cowok mesum ya?!!!" tudingku.
Tapi ada yang aneh dengannya. Dia sama sekali tak bereaksi. Kurasakan tatapannya menatapku terlihat teduh. Pria itu mengenakan celana hitam panjang, bentuk tubuhnya terpeta oleh kaos hitam ketat berlengan panjangnya. Dan kuakui, dia memiliki pinggang yang ramping, dada yang bidang serta bisep yang terbentuk. Rambut hitam bergaya undercut membuat penampilannya kian memesona pandangan kaum hawa, didukung wajah yang terpahat tampan luar biasa. Aku yakin dia bisa membuat para wanita di luar sana berlomba-lomba melihatnya.
"Aku takan membiarkanmu bersama pria lain. Aku ada di sini untuk menjadi takdirmu. Selamanya," katanya dengan kebutalan tekad. Aku masih memandangnya tak mengerti. Berpikir-pikir aku sedang bermimpi.
Tapi dalam sekejap mata tiba-tiba saja ia sudah ada di depan wajahku. Tatapannya menyanyu saat jemari panjang dan rampingnya menyentuh garis rahangku. Sekujur tubuhku merinding geli. Dan perlahan-lahan wajahnya mendekat ke wajahku. Anehnya, aku bagai dihipnotis tanpa bisa melawan pria asing ini.
"Aku. Neko, tidak, namaku Levi Ackerman. Priamu yang akan menikahimu seumur hidupku. Jadi, jangan menolak dan lakukan saja."
Cup
Bagaimana aku bisa menolak, jika saja sentuhan bibirmu di bibirku sangat memabukanku? Kau membuatku melayang-layang dan seolah lupa akan daratan. Andai saja dia tak merengkuh pinggangku, sudah sejak tadi aku terjatuh karena kedua kakiku yang mendadak lemas tak bertenaga. Aku dibuat tak berdaya oleh pria yang pertama kali kutemui ini. Dan pertama kali pula aku jatuh cinta padanya. Sejak saat itu, telah kupercayakan hatiku pada dia.
Ini adalah kisah anehku dengan pria siluman kucing.
***
End
#😅
KAMU SEDANG MEMBACA
Akashi X Reader X Levi
Short Storybutuh asupan? masuk! Oneshoot. #Cerita gaje >.<
