Oh Permaisuriku [Akashi Seijurou]

370 30 1
                                        

OH PERMAISURIKU [Akashi Seijurou]
By
Rinata Yuki


***

***

Rombongan prajurit kerajaan berderap kembali ke istana. Ekspansi ke benteng selatan telah berhasil dan mereka membawa pulang kemenangan setelah dua bulan meninggalkan tanah kelahiran serta keluarga tentunya. Sebagian dari mereka segera bertemu dengan orang-orang tercinta yang sudah menunggu di rumah.

Termasuk sosok pria yang baru saja turun dari kuda putihnya, dan meninggalkannya di bawah pohon sakura. Melangkah anggun melewati jembatan kecil berwarna merah yang dibawahnya diairi sungai jernih, kemudian berjalan masuk ke dalam rumah yang tampak megah.

Para dayang yang kebetulan berpapasan dengan pria itu langsung tertunduk sembari menepi memberikan bungkukan penuh hormat. Dia, pria yang diketahui merupakan sosok paling berpengaruh di kerajaaan ini terus berjalan lurus namun terkesan tenang. Bahkan aura kewibawaannya menguar begitu memesona.

Yukata merah muda dan putih bercorak bunga sakura, menutupi seluruh tubuh wanita itu yang berdiri anggun. Kedua tangan yang saling bertaut di depan perut itu tertutupi lengan lebar yukatanya. Sementara rambut hitam berkilauannya disanggul begitu cantik. Rahang tirus wanita itu tengah menengadah ke atas dengan segaris senyum lembut terpatri di bibir tipis semerah delimanya. Sepansang mata bulat cokelat gelap milik wanita itu menatap daun sakura yang menaunginya.

Ketika itu, langkah-langkah seorang laki-laki berkimono dengan jubah berat dan panjang berwarna putih itu berjalan menuju wanita di bawah pohon sakura, sebuah taman belakang pribadi dari bagian kediaman sang kaisar.

Perlahan namun pasti wanita itu bergerak memalingkan wajah dari kegiatan pasifnya memandangi pohon sakura ketika menyadari kedatangan seseorang yang mendekat. Senyumannya tidak luntur, dan sorot sejernih air itu menatap penuh kehangatan menyambut kaisar bernama Akashi Seijurou.

"Tadaima." Suara Akashi semerdu lonceng saat langkahnya berhenti tepat di hadapan wanita itu. Akan tetapi tatapan tulus netra lelaki itu -yang tak pernah tergambar di muka umum, namun dapat melumpuhkan semua wanita bagi yang melihatnya- menatap penuh kasih pada gundukan tanah di bawah kakinya. "Permaisuriku," lanjutnya.

"Ya... Okaerinasai, Kaisar," balas wanita itu meski tahu mustahil bisa terdengar oleh Akashi.

"Otou-sama!!!"

Akashi meluruskan pandangan dan terlihat seorang bocah laki-laki sedang berlari semangat ke arahnya. Kemudian Akashi merendahkan tubuhnya seraya merentangkan tangan, seketika bocah itu melompat ke pelukan pria yang dipanggil ayah tersebut dengan penuh haru memeluk lehernya.

Akashi bahagia. Walau kebahagiaan ini tidak mampu mengisi lubang di dasar hati semenjak permaisuri tercinta menghembuskan napas terakhir akibat penyakit yang dideritanya.

Walaupun begitu, nama permaisuri terkasih selalu ada di setiap detik embusan napas Akashi. Kini dan selamanya. Sampai jiwa ini tidak berada di dalam raga lagi.

***

11 Juli 2019
Rinatayuki

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Dec 03, 2019 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Akashi X Reader X LeviTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang