A Doll's Voice [Akashi]

360 36 0
                                        

Judul: A Doll's Voice
Cast: Akashi
Genre: Fantasy
Songfict/Playsong: A Doll's Voice - Gakupo Kamui

***

Ada sebuah boneka
Yang bisa bernyanyi untuk masternya
Saat masternya menghilang
Boneka itu juga berhenti bekerja
Mereka harusnya bersama -Gakupo Kamui lyric

***

Di kamar empat kali empat berpendingin ruangan, aku memandang langit malam ke luar jendela di seberangku. Pintu dibuka dan seorang gadis masuk menghampiriku, atau lebih tepatnya sebuah meja belajar di sebelah piano dengan diriku diletakan di atas piano. Sudah tiga bulan sejak aku dipungut oleh masterku yang sekarang. Aku sangat senang. Senang sekali mendapat master baru setelah luntang-lantung menjadi sampah tidak jelas. Dia memberiku nama Akashi.

Dengan kedua mata kelamku, aku bisa melihat masterku belajar keras untuk ujian masuk universitas, ia sering mengajakku berbicara dengan keluhannya walau aku tak pernah bisa membalasnya.

Meski begitu, aku hanyalah mesin bernyanyi. Aku bahkan tak bisa memelukku dengan tangan ini. Aku ingin bernyanyi untukmu, lebih banyak.

Gelas pecah yang terjatuh dari tanganmu, ternyata mengejutkanku. Mata sayu ini, kulit pucat ini hanya lah sebuah boneka di matamu. Wajah terkejutmu mengetahui aku bisa bernyanyi, aku pun berhenti sementara.

Hari berganti hari. Kau sepertinya mengabaikan kejadian saat itu. Aku bersyukur karena itu. Tetapi aku hanya lah boneka yang bisa bernyanyi.

Hanya ini harapanku untuk menghiburmu yang menangis tersedu-sedu di bantalmu.

Aku ingin menyentuh masterku. Aku berdoa kepada Tuhan. Bagaimana caranya agar kau tidak sesedih itu. Ketika kau terisak-isak pilu di depanku, memelukku. Mataku mungkin sudah berkaca-kaca, hati masterku seolah mengalir padaku.

Kemudian, aku tersenyum di depanmu. Menggerakan tangan, akhirnya aku bisa menyentuhmu, masterku. Aku sangat bahagia hingga menangis. Tapi kau berteriak, "roh hantu!" Lalu menangis dan berlari jauh.

"Ini semua salahku." Aku pikir, aku terlihat menakutkan seperti ini. Cintaku padamu pun lenyap. Saatnya untuk meninggalkanmu.

Setelah kejadian ini, jiwaku perlahan lenyap. Ucapan "Selamat tinggal." atau "Terima kasih." Pun aku tak bisa mengatakannya. Namun, aku masih ingin bertemu kamu. Dapat melihatmu adalah kebahagiaanku. Masterku yang sangat kucintai.


Aku pun bernyanyi untukmu terakhir kalinya.


Seandainya aku terlahir kembali, aku ingin menjadi manusia dan bertemu kamu.








End

***

Ada sebuah boneka yang bisa bernyanyi untuk masternya. Saat masternya menghilang, boneka itu juga berhenti bekerja.

Mereka harusnya bersama



***

Akashi X Reader X LeviTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang